Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Obama Khawatir Kesenjangan Pendapatan Warga Amerika

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Desember 2013 12:51 12:51 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Desember 2013 12:51
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengkhawatirkan masalah kesenjagan pendapatan rakyat dalam pidato penting seputar masalah ekonomi dan sosial, hari Rabu (4/12/2013), yang disebutnya “membahayakan mimpi Amerika.”

Sejak 1979, tahun Obama lulus sekolah menengah atas, perekonomian Amerika Serikat membesar dua kali lipat. Dulu, 10 persen orang terkaya di negara itu mengambil porsi ekonomi sebanyak 10 persen, tetapi sekarang mereka menguasai 50% perekonomian.

Kesenjangan antara si kaya dan si miskin semakin lebar. Akibatnya, situasi masyarakat mulai terganggu, keluarga-keluarga merasa tidak aman lagi secara sosial. Untuk itu, Obama menyeru agar upah minimum federal saat ini dinaikkan.

Sekarang upah mininum federal (nasional) di Amerika hanya $7,25 perjam. Angka itu justru lebih rendah dibanding tahun 1968 ketika upah minimum federal mencapai $10,60.

Upah minimum AS itu berada di peringkat ke tiga terbawah di antara 34 negara anggota Organisasi untuk Kerjasama dan Pembangunan Ekonomi (OECD), lansir Euronews.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Masalah kesenjagan pendapatan dan tuntutan kenaikan upah minimum buruh beberapa pekan belakangan menjadi sorotan di Amerika Serikat. Bulan Nopember para pekerja jaringan restoran cepat saji yang berupah rendah melakukan mogok nasional satu hari penuh. Demikian pula para pekerja di toko-toko supermarket, termasuk pekerja Wal-Mart yang dikenal sebagai raksasa supermarket Amerika.

Dalam pidatonya Obama kembali menekankan pentingnya Obamacare, program jaminan kesehatan yang menurutnya akan banyak meringankan beban biaya kesehatan masyarakat menengah ke bawah.

Pidato hari Rabu itu disampaikan Obama ketika popularitasnya turun hanya mencapai 40%.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Negara Muslim Saatnya Jadi Produsen Informasi
Tulisan selanjutnya Waspada! Selebaran “Sedekah Berantai” Mencatut Ustadz Yusuf Mansur Beredar Lagi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?