Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ekstrem Panas di AS Tewaskan 13 Warga

Akbar Muzakki
Terakhir diupdate:
Akbar Muzakki
Dipublikasikan 11 Juli 2012 06:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Udara panas yang menyengat menyelimuti sebagian besar bagian timur Amerika Serikat pada hari ketiga berturut-turut Ahad (01/07/2012), setelah badai keras menewaskan 13 orang dan membuat lebih tiga juta orang tak memperoleh listrik.

Kondisi darurat diumumkan di Maryland, Ohio, Virginia, West Virginia dan Washington D.C., pada Sabtu akibat kerusakan yang ditimbulkan oleh topan yang membawa angin kencang melintasi wilayah 800 kilometer.

Badai tersebut mengamuk saat temperatur mencapai 38 derajat Celsius di beberapa kota besar Amerika selatan, termasuk Atlanta, tempat air keras mencapai angka 41 C, demikian keterangan Accuweather.com.

Lebih dari dua lusin kota besar di seluruh 10 negara bagian menghadapi temperatur tertinggi pada Jumat dan Sabtu, termasuk di Columbia, South Carolina; Knoxville, Tennessee; dan Raleigh, North Carolina.

Gelombang panas berlanjut pada Ahad bagi jutaan orang dari Plains sampai Mid-Atlantic, demikian laporan Reuters –yang dipantau ANTARA di Jakarta, Senin.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Nashville menghadapi udara paling panas lagi pada Ahad, 40 C, kata petugas meteorologi Brittney Whitehead dari National Weather Service. Rekor sebelumnya untuk hari itu ialah 38,33 derajat Celsius pada 1954.

Dari St. Louis, Missouri, sampai Washington, temperatur diperkirakan mencapai angka tinggi lagi.

“Sangat tidak aman untuk berada di luar rumah bagi orang yang tak bisa bertahan dari kondisi ekstrem ini,” kata National Weather Service di dalam satu pernyataan.

Awak pembangkit tenaga listrik berusaha memulihkan layanan ke rumah dan tempat usaha, dan para pejabat di daerah yang sama mengatakan pekerjaan itu dapat berlangsung selama satu pekan.

Fasilitas umum di Ohio, Virginia dan Maryland menggambarkan kerusakan pada jaringan listrik sebagai bencana.

Gubernur Virginia Bob McDonnell mengatakan dalam taklimat tujuh orang telah dikonfirmasi meninggal dengan sebab yang berkaitan dengan udara panas.*

Redaktur: Akbar Muzakki
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Parlemen Inggris Garap UU Anti-Produk Israel
Tulisan selanjutnya Jadilah “Generasi Syahadat”, Generasi Tahan Uji!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?