Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tidak Gila, Anders Breivik Diganjar 21 Tahun Penjara

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Agustus 2012 18:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pembunuh berdarah dingin Norwegia Anders Behring Breivik divonis 21 tahun penjara, setelah pengadilan Oslo hari Jumat ini (24/8/2012) menyatakannya waras saat melakukan pembantaian bulan Juli tahun lalu, lansir Euronews.

Pemuda Kristen anti Islam berusia 33 tahun itu harus mendekam di penjara sedikitnya 10 tahun, karena membunuh 77 orang dalam serangan bom di ibukota dan penembakan di Pulau Otoeya.

Hukumannya dapat diperpanjang jika di kemudian hari pengadilan menilai Breivik sebagai sosok berbahaya bagi masyarakat.

Para pengamat sebelumnya mengatakan bahwa Breivik sepertinya tidak akan pernah dibebaskan.

Jaksa dalam tuntutannya meminta pengadilan menyatakan anggota Freemasonry itu gila. Namun, setelah menjalani persidangan 10 pekan, majelis hakim yang terdiri dari 5 orang mendapati bahwa pria lajang itu sangat sadar ketika ia melakukan pembantaian, yang disebutnya sebagai aksi melawan Islam.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tindak kejahatan dan persidangan kasus Breivik mengejutkan banyak warga Norwegia dan memunculkan pertanyaan tentang menjamurnya ideologi kanan-jauh seiring dengan bertambahnya jumlah imigran di negara berpopulasi 5 juta jiwa itu.

Kondisi sel tempat Breivik dikurung juga mendapatkan sorotan publik. Sebagian keluarga korban menilai sel tahanan yang dihuni anggota Knights Templar itu terlalu mewah.

Sebagaimana diketahui, sel Breivik di penjara Ila dekat Oslo terdiri dari tiga ruangan, yaitu satu ruang tidur, sebuah ruang olahraga dan ruang kerja yang dilengkapi fasilitas laptop.

Dua tim ahli kesehatan jiwa mencapai kesimpulan berbeda tentang kesehatan mental Breivik. Satu kelompok menyebut pemuda itu mengidap paranoid schizophrenic, sedangkan kelompok lainnya menyatakan ia sepenuhnya waras.

Sementara itu, beberapa pakar lainnya melihat Breivik memiliki tanda-tanda mengalami gangguan mental.

Sebelum hakim menjatuhkan putusan, sejumlah jajak pendapat menunjukkan bahwa 70 persen warga Norwegia menilai serangan brutal yang sangat terencana seperti yang dilakukan Breivik merupakan hasil pekerjaan orang gila. Meskipun demikian, masyarakat Norwegia menginginkan agar Breivik dihukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dan tidak sekedar dinyatakan gila.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Forbes Masukkan 3 Wanita Arab dalam Daftar “Wanita Berkuasa”
Tulisan selanjutnya Saudi Ingin Jadi Negara Tujuan Wisata

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

Berita
31 Agustus 2026 20:04
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?