Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pelaku Serangan Sinai Orang Mesir Bukan Palestina

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Agustus 2012 12:57
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kelompok bersenjata yang menyerang penjaga perbatasan Mesir dan menewaskan 16 orang di Sinai awal bulan ini seluruhnya adalah warga negara Mesir . Demikian lapor koran pemerintah Al Jumhuriyah yang dikutip Al Arabiya (29/8/2012).

Kelompok bersenjata itu melakukan aksinya pada 5 Agustus, lalu melarikan diri ke arah Jalur Gaza, di mana mereka diberhentikan dan dibunuh oleh serangan udara Israel.

“Penyelidikan dan tes DNA yang telah dilakukan atas 6 mayat yang tiba dari Israel menunjukkan bahwa mereka seluruhnya adalah orang Mesir,” tulis Sameh Seif Al Yazal, seorang mantan jenderal ketua Pusat Studi Politik dan Keamanan Al Jumhuriyah di Kairo.

“Para pelaku serangan berasal dari kelompok ‘takfiri’, yang menuding orang-orang yang tidak mengikuti pemikiran ekstrimisnya sebagai kafir,” tulis Seif Al Yazal.

Menurutnya, semua orang tersebut merupakan narapidana yang melarikan diri dari penjara saat terjadi aksi demonstrasi besar menentang pemerintahan Husni Mubarak tahun lalu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ada 6 kelompok terpisah yang merencanakan serangan tersebut, satu di antaranya Tentara Islam yang berbasis di Gaza dan satu kelompok lainnya berasal dari Sinai.

Beberapa faktor menjadi alasan mengapa penjaga perbatasan Mesir tersebut yang diserang. Di antaranya, karena penjaga perbatasan itu merupakan kelompok kecil dan dekat dengan perbatasan Israel. Penjaga perbatasan Mesir tersebut diserang saat berbuka puasa, tulis Al Yazal.

Masih menurut Al Yazal, kelompok itu berencana melakukan serangan di dalam wilayah kekuasaan Israel, untuk mendapatkan simpati dari rakyat Mesir, serta menunjukkan kekuatannya kepada Mesir dan Israel.

Al Yazal menyangkal adanya keterlibatan Hamas dalam serangan itu, yang mana Hamas juga menghadapi masalah di Jalur Gaza dengan kelompok-kelompok yang beraliran seperti Tentara Islam tersebut

“Serangan itu juga tidak ada hubungannya dengan Salafy atau Al Jamaah Al Islamiyyah. Hanya keompok-kelompok yang ingin mendirikan emirat Islam di Sinai yang terlibat,” tulis Al Yazal.

Keputusan untuk memberhentikan kepala intelijen Mesir Jenderal Murad Muwafi, berkaitan langsung dengan serangan di Sinai itu, imbuh Al Yazal. Muwafi pernah mengatakan kepada kantor berita Turki Anatolia bahwa ia telah mengetahui perihal serangan itu sebelum kejadian.

Menyusul peristiwa tersebut, pemerintah Presiden Mursy menerjunkan tentara dan polisi untuk memburu kelompok-kelompok bersenjata di Sinai.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Mesirold migratepalestinasenjatasinai
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Barat Desak Arab Tidak Usik Nuklir Israel
Tulisan selanjutnya Jalal: Apakah Harus Memindahkan Konflik Sunnah-Syiah dari Iraq ke Indonesia?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Berita
4 Juni 2026 21:20
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?