Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pangeran Harry Ditugaskan Lagi ke Afghanistan

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 7 September 2012 20:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pangeran Harry, putra kedua bangsawan Inggris Pangeran Charles ditugakan kembali ke Afghanistan selama empat bulan bersama pasukan Inggris.

Kapten Wales, begitu ia dikenal di lingkungan militer Inggris, telah tiba di Provinsi Helmand, di mana ia akan ditugaskan bersama skuadron Air Corps.

Dalam beberapa hari pewaris tahta Inggris urutan ketiga itu akan mengomandani pasukan helikopter Apache, yang ditugaskan memerangi kelompok Taliban.

Menurut Kapten Jack Gordon dari angkatan laut Inggris Royal Navy, peran dan tugas Harry di Afghanistan akan sulit.

“Saya meminta agar ia dapat menjalankan tugasnya dan bisa fokus mengirim dukungan bagi pasukan koalisi di lapangan,” kata Gordon.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Meskipun sudah direncanakan beberapa bulan sebelumnya, penugasan Harry ke Afghanistan kali ini sepertinya menjadi upaya keluarga Kerajaan Inggris untuk mengalihkan perhatian publik dari skandal pesta liar di Las Vegas, Amerika Serikat, yang dilakoni pemuda playboy itu belum lama ini.

Penugasan Harry yang pertama bersama pasukan angkatan darat pada tahun 2008 terpaksa dipersingkat masanya, karena informasi bahwa ia berada di Afghanistan bocor ke publik.

Namun, Kementerian Pertahanan Inggris kali ini merasa Harry akan aman-aman saja, karena ia sekarang bertugas menerbangkan helikopter Apache dan keberadaannya diketahui masyarakat luas.

Pemuda 27 tahun itu sebelumnya sudah menyatakan terang-terangan bahwa ia ingin ditugaskan kembali ke Afghanistan sebagai bentuk pengabdian kepada negaranya.

Keamanan dan resiko penugasan Harry ke Afghanistan sudah dikaji secara mendalam, kata Kementerian Pertanahan Inggris dalam pernyataannya, lansir media Australia ABC News (7/9/2012).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Afghanistaninggrisold migratePangeran
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Islamic Clothing Expo Akan Digelar di Parkir Timur Jakarta
Tulisan selanjutnya Tokoh Gay Lolos Jadi Calon Anggota Komnas HAM

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?