Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Warga Irlandia Protes Klinik Aborsi Swasta

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 19 Oktober 2012 08:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah klinik aborsi swasta pertama telah dibuka di ibukota Irlandia, Belfast. Namun, mendapatkan protes keras dari warga pendukung kehidupan, lansir Euronews Kamis (18/10/2012).

Tidak seperti di wilayah Inggris Raya lainnya, aborsi di Irlandia dianggap melanggar hukum kecuali nyawa atau mental si ibu terancam. Hanya puluhan aborsi dilakukan di rumah-rumah sakit publik setempat.

Kelompok anti aborsi mengatakan Klinik Marie Stopes tidak diperlukan.

“Kita punya dokter-dokter kandungan yang baik di sini, kita punya Departemen Kesehatan yang merawat ibu dan bayinya. Dan mencabut nyawa anak yang belum lahir bukanlah sebuah pilihan. Ada dua nyawa di setiap kehamilan,” kata Bernadette Smyth dari kelompok Precious Life.

Klinik baru itu mengatakan bahwa mereka akan melakukan aborsi pada kandungan berusia maksimal 9 minggu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Lebih dari 1.000 orang wanita pergi ke England atau Wales tahun lalu untuk melakukan aborsi.

Bagi yang tidak bisa melakukan perjalanan jauh, mereka biasanya memesan obat secara online untuk menggugurkan kandungannya. Seperti yang dilakukan Suzanne Lee, perempuan 23 tahun yang mengaku belum siap punya bayi.

“Saya tidak menyesal melakukan aborsi. Yang saya sesalkan bagaimana perlakuan orang terhadap saya sekarang ini, dan kenyataan bahwa saya harus menjalani sebagian besarnya tanpa bantuan medis.”

Jaksa Agung Irlandia Utara John Larkin telah memerintahkan agar dilakukan penyelidikan terhadap pembukaan klinik aborsi itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:inggrisold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hamas Rayakan Setahun Pembebasan Tahanan Palestina
Tulisan selanjutnya Putin: Hijab Dilarang Rusia Negara Sekuler

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Erupsi Anak Krakatau, MUI Ajak Masyarakat Ikhtiar Patuhi Petunjuk Keselamatan

Berita
7 September 2026 15:01
Gaza Gelar Pemakaman Massal usai 100 Jenazah Korban ‘Israel’ Ditemukan dari Reruntuhan
Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris

Terbaru

  • Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia
  • Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’
  • Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
  • ‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
  • Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
  • Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
  • 11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha
  • 100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza
  • Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?