Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Oposisi Suriah Tunjuk Kristen Komunis Sebagai Pemimpin

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 10 November 2012 09:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Dewan Nasional Suriah (SNC) telah memilih seorang panganut Kristen berpaham Komunis sebagai pemimpinnya usai pertemuan di Qatar.

George Sabra mengatakan, pemilihan atas dirinya menunjukkan bahwa SNC (Syrian National Council) tidak sektarian dan dia meminta tambahan senjata untuk menggulingkan Presiden Bashar Al Assad, lansir BBC (9/11/2012).

SNC membicarakan rencana penggabungan dengan kelompok oposisi lainnya guna membangun blok anti-Assad yang lebih besar. Namun, mereka belum mencapai kata sepakat dan akan bertemu kembali pada hari Sabtu ini.

Amerika Serikat dan negara-negara Teluk yang membiayai pembentukan SNC menginginkan adanya penggabungan kelompok-kelompok oposisi Suriah tersebut.

Awalnya SNC dijadwalkan mengeluarkan keputusan pada hari Jumat kemarin, namun karena perdebatan internal maka pengambilan keputusan diundur 24 jam ke belakang.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Syrian National Initiative (SNI) diusulkan untuk sementara menjadi nama gabungan kelompok oposisi Suriah yang diusulkan itu.

Sabra mengatakan, dia hanya memiliki satu tuntutan kepada masyarakat internasional, yaitu menghentikan pertumpahan darah dan membantu rakyat Suriah mendepak rezim berdarah yang sekarang ini dengan memberikan senjata.

Sabra dikenal sebagai aktivis veteran. Ia berulangkali masuk penjara diera pemerintahan Bashar Al Assad dan pemerintahan sebelumnya yang dipimpin Hafez Al Assad karena menentang rezim. Tahun 2011 Basra melarikan diri dan bersembunyi di Turki.

Para aktivis dan pengamat mengatakan bahwa lebih dari 36.000 orang sudah terbunuh dalam pertempuran antara pasukan rezim Bashar Al Assad dengan pasukan kelompok yang menentangnya.

Hari Jumat kemarin PBB mengatakan, 1.000 orang telah mengungsi keluar melewati perbatasan Suriah pada 24 jam sebelumnya.

Menurut media Turki, banyak di antara pengungsi Suriah yang menuju negaranya merupakan anggota militer Suriah yang membelot.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kristenold migratesuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penanggalan Hijriyah dan Identitas Ummat
Tulisan selanjutnya Laznas BMH Bangun Instalasi Air Bersih di Dusun Ngropoh, Wonogiri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Berita
2 September 2026 20:18
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?