Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Turki Cabut Larangan Kerudung di Sekolah Agama

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 29 November 2012 13:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah Turki mencabut larangan kerudung di sekolah-sekolah yang memberikan pelajaran agama. Sebuah keputusan yang dikecam oleh kelompok sekuler, yang menuding pemerintah memiliki agenda islamisasi tersembunyi atas negara Turki.

Berdasarkan peraturan baru yang diumumkan hari Selasa kemarin dan akan berlaku mulai tahun ajaran 2013-2014, siswa di sekolah-sekolah umum juga boleh mengenakan kerudung saat mengikuti pelajaran al-Qur`an.

Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa perubahan peraturan tersebut, yang juga mengakhiri kewajiban memakai seragam sekolah, dilakukan atas permintaan masyarakat.

“Biarkan semua orang mengenakan anak mereka pakaian yang mereka suka, sesuai dengan fungsinya,” kata Erdogan dalam konferensi pers di Madrid, hari selasa kemarin sebagaimana dilansir Reuters (29/11/2012).

Keputusan tersebut menyusul peraturan baru sebelumnya, yang pada bulan Maret silam memperbolehkan kombinasi kurikulum moderen ke dalam kurikulum sekolah berbasis agama pencetak imam dan khatib. Pelajaran ilmu moderen dapat diikuti oleh murid yang telah berusia 11 tahun dan bukan lagi 15 tahun.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Koran sekuler Turki, Cumhuriyet, menuding pemerintah memiliki agenda islamisasi di bidang pendidikan.

Egitim-Sen sebuah organisasi sekuler bidang pendidikan mengkritik keputusan pemerintah Erdogan atas kebijakan tersebut. Menurutnya, pemerintah menjadikan pendidikan bersifat relijius dan simbol-simbol agama yang bertebaran di sekolah dapat mempengaruhi psikologi perkembangan anak.

Berbeda dengan Egitim-Sen, Gurkan Avci dari Uni Edukator Demokrat (DES) mendukung keputusan pemerintah tersebut, yang dianggapnya mengakhiri simbol represif kudeta militer 12 September 1980, dengan cara mengubah kebijakan seragam sekolah.

“Kita tidak akan bisa menyelamatkan sistem pendidikan dari akibat yang disebabkan oleh penindasan, ritual dan dogma serta cara bepikir era ‘Perang Dingin’, hingga para guru dan muridnya dibebaskan,” tegas Avci.

Bulan lalu, para pejabat militer datang ke acara jamuan di istana kepresidenan, di mana istri presiden dan perdana menteri tampil mengenakan kerudung, suatu pemandangan yang belum pernah di lihat di lingkungan pemerintahan negara Turki yang sekuler.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:islamold migratesekolahsekulerTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sedekah Adonan Dibalas dengan Roti
Tulisan selanjutnya Al Qassam Tayangkan Siarannya yang “Disisipkan” ke TV Penjajah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?