Hidayatullah.com–Kekuatan oposisi, Jum’at (7/12/2012), mengumumkan secara resmi penolakannya untuk berpartisipasi dalam dialog yang diundang oleh Presiden Mesir Muhammad Mursy yang akan diadakan pada hari Sabtu (8/12/2012) di istana kepresidenan.
Dalam pernyataannya, Front Penyelamatan Negara menegaskan penolakannya untuk menghadiri dialog yang diusulkan oleh Presiden Mursy pada hari Sabtu di istana presiden, karena pemerintah dinilai mengabaikan tuntutan dasar, yaitu pembatalan deklarasi konstitusi secara keseluruhan, dan penarikan keputusan untuk melakukan referendum.
Front menyatakan bahwa mereka akan terus memperjuangkan dan membela hak-hak dan kebebasan mereka dengan cara-cara yang sah.
Amru Musa, anggota oposisi Front Penyelamatan Negara, mengatakan bahwa pihak oposisi akan mengadakan pertemuan pada hari Jum’at (7/12/12) guna membahas undangan dialog nasional tersebut.
Seperti dilansir Alarabiya (7/12/12), Musa mengatakan bahwa Front meyakini referendum rancangan konstitusi yang dijadwalkan pada tanggal 15 Desember harus ditunda.*