Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Inisiatif Baru Selesaikan Krisis, Referendum Luar Negeri Ditunda

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Desember 2012 05:40
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Wakil Presiden Mesir, Mahmud Makki mengumumkan, Jum’at (7/12/12) malam, bahwa pemungutan suara referendum rancangan konstitusi di luar negeri diundur dari tanggal yang sudah direncanakan sebelumnya. Sementara itu, ada laporan tentang inisiatif baru untuk menyelesaikan krisis di Mesir saat ini.

Mahmud Makki mengatakan bahwa Komisi Pemilihan telah menyetujui permintaan dari Menteri Luar Negeri untuk menunda pelaksanaan referendum rancangan konstitusi di luar negeri. Seperti yang dikutip dari Komisi, pemungutan suara referendum di luar negeri ditunda dari jadwal sebelumnya pada hari Sabtu (8/12/12) menjadi hari Rabu (12/12/12).

Sementara itu, korespoden Aljazeera di Kairo mengatakan adanya inisiatif baru yang dipimpin oleh empat partai Mesir untuk menyelesaikan krisis saat ini. Dan penundaan pelaksaan referendum di luar negeri ini juga disinyalir merupakan salah satu dari inisiatif tersebut. Selain itu juga ada upaya komunikasi dengan pihak oposisi yang mengajak agar hadir dalam dialog nasional dengan Presiden Muhammad Mursy.

Seperti yang dilansir Aljazeera (7/12/12), Menteri Negara Mesir Urusan Hukum dan Dewan Perwakilan, Muhammad Mahsub mengatakan bahwa dialog yang akan diadakan Mursy pada hari Sabtu (8/12/12) ini, merupakan dialog yang tanpa batas dan hanya untuk kepentingan nasional. Namun dengan syarat, semua kekuatan nasional menyetujui peta perubahan.

Ia menambahkan, inisiatif yang baru ini juga mencakup perubahan dekrit konstitusi Presiden Mursy, khususnya pada pasal kedua dan keenam. Inisiatif ini juga menganjurkan agar rancangan konstitusi dikembalikan kepada Majelis Konstituante untuk dibahas lagi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Mahsub juga memperingatkan akan rencana penggulingan Presiden Mursi secara paksa. Ia mengatakan bahwa penggulingan presiden pasca revolusi berarti penggulingan semua presiden setelahnya lagi, dan ini menyebabkan kekacawan dalam negara. Namun ia juga menegaskan, tidak ada yang salah juga jika adanya aksi demonstrasi terhadap Presiden untuk memberikan tekanan.

Ia juga menegaskan, tidak ada legitimasi lagi pasca Revolusi 25 Januari selain legitimasi kotak suara Pemilu. Dan siapa yang ingin menurunkan Presiden, silahkan melalui kotak suara Pemilu setelah masa jabatan Presiden tersebut berakhir.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Oposisi Tolak Undangan Mursy untuk Dialog Nasional
Tulisan selanjutnya Mahfud MD: Konstitusi Negara Indonesia Sesuai Syariat Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?