Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presiden Afghanistan: Kami akan Kubur Daesh

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Januari 2016 21:29 9:29 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Januari 2016 21:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Afghanistan Ashraf Ghani berjanji akan “mengubur” ISIS, yang pendukungnya di Afghanistan sudah terlibat pertempuran dengan pasukan pemerintah dan Taliban.

Dalam wawancara dengan BBC (24/1/2016), Ghani mengatakan Daesh alias ISIS “bukan fenomena Afghanistan” dan bencana yang ditimbulkannya telah menyusahkan banyak orang.

“Rakyat Afghanistan sekarang termotivasi dengan balas dendam,” kata Ghani. “Mereka (ISIS, red) berhadapan dengan orang yang salah.”

“Tak ada yang menyangkal bahwa kita sedang menghadapi bahaya yang sangat nyata,” kata Ghani, di sela-sela kunjungannya di Davos, Swiss, guna menghadiri World Economic Forum.

“Banyak diplomasi saya yang dilakukan untuk mencapai konsensus regional. Sebuah kawasan yang mewarisi dendam kebencian dan tindakan ceroboh masa lalu adalah sesuatu yang membutuhkan upaya lebih dan perhatian penuh,” kata Ghani.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengatakan pekan lalu bahwa pihaknya telah menyatakan kelompok pendukung ISIS di Afghanistan sebagai organisasi teroris.

Menurut Deplu AS kelompok itu dibentuk bulan Januari 2015 dan terdiri dari bekas anggota Taliban Afghanistan dan Taliban Pakistan.

Sementara itu, Taliban Afghanistan mengatakan telah membentuk pasukan khusus berkekuatan 1.000 orang untuk menghancurkan ISIS.

Dalam wawancara dengan BBC itu Ghani juga mengatakan jika perundingan damai dengan Taliban tidak segera dimulai sebelum bulan April, maka konflik akan meningkat dan berdampak buruk bagi kawasan.

“Waktu bukan teman,” kata Ghani. “Kita semua memahami bahwa bulan Februari dan Maret krusial.”

Presiden Afghanistan itu juga mengatakan para pengamat seharusnya mengerti bahwa perang yang terjadi di negaranya “hanya satu komponen” dari perang yang lebih besar yang juga berpusat di Pakistan.

“Masalahnya … saling berkaitan [dan] tidak bisa diselesaikan dengan menggunakan kekuatan satu negara saja,” kata Ghani, seraya menegaskan Pakistan juga harus bertindak menghadapi kelompok Taliban yang tidak mau duduk di meja perundingan.

“Kita perlu melihat bahwa kita memiliki kepentingan yang sama dan kita perlu bertindak bersama guna mempertahankan sistem negara dan mengkonsolidasikannya,” kata Ghani.

Ketika ditanya apakah ada pesan untuk para migran Afghanistan yang pergi ke Eropa, Ghani berkata, “Apa yang ingin saya katakan kepada mereka adalah kalian tidak punya masa depan di Eropa. Eropa menutup pintu-pintu perbatasannya.”

“Anda sudah punya wawancara dengan Perdana Menteri Prancis (yang mendesak Uni Eropa menutup pintu perbatasan terluarnya, red) yang tayang ditujukan kepada mereka (migran, red). Masa depan ada di Afghanistan,” kata Ghani kepada wartawan BBC yang mewawancarainya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rusia Miliki Penderita HIV Terbanyak di Eropa
Tulisan selanjutnya Bendung Penyebaran LGBT, F-PKS Janji Kawal RUU KUHP

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Berita
13 Juli 2026 15:40
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?