Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presiden Malawi Wafat Rakyatnya Senang

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 7 April 2012 07:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Malawi Bingu wa Mutharika telah meninggal dunia karena serangan jantung, demikian dikatakan sumber-sumber medis dan pemerintah hari Jumat (06/04/2012).

Presiden berusia 78 tahun itu dilarikan ke rumah sakit di ibukota Lilongwe pada hari Kamis dan meninggal ketika tiba di tempat, kata sumber tersebut. Sedangkan menurut laporan media, Mutharika dilarikan ke Afrika Selatan untuk mendapatkan perawatan, namun keberadaannya hingga kini tidak diketahui dengan jelas, lapor Reuters (06/04/2012).

Sumber medis mengatakan, mantan ekonom di Bank Dunia tersebut dilarikan ke luar negeri, karena rumah sakit setempat tidak memiliki kemampuan untuk merawatnya. Sejak dilanda krisis, negara berpenduduk 13 juta jiwa tersebut mengalami kekurangan energi. Begitu parahnya sampai rumah sakit di ibukota pun tidak mampu melakukan otopsi yang layak atas mayat Mutharika atau sekedar menyimpan jasadnya di lemari pendingin.

Kebanyakan rakyat Malawi menyalahkan Mutharika atas kesulitan ekonomi yang melanda negaranya, terlebih sejak Mutharika terlibat perselisihan diplomatik dengan Inggris satu tahun lalu.

“Kami tahu dia meninggal dan malangnya dia meninggal di rumah sakit setempat yang kondisinya buruk yang tidak pernah mendapatkan perhatian darinya, tidak ada obat-obatan, tidak ada listik,” kata Chimweme Phiri, seorang pengusaha lokal yang sedang antri membeli bensin.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Saya belum melihat ada seorang pun yang meneteskan air mata untuk Bingu,” kata Martin Mlenga, juga seorang pengusaha. “Kami semua mengharapkan kematiannya, maaf.”

Mutharika menduduki kursi kepresidenan pada 2004 dan berhasil memompa perekonomian negara, sehingga Malawi menjadi salah satu negara di dunia dengan pertumbuhan ekonomi tercepat. Namun sayangnya, pertumbuhan ekonomi itu dibangun atas dasar kucuran dan banjir dana dari negara-negara asing.

Masa-masa indah itu hanya berlangsung sekitar 7 tahun dan berakhir sejak setahun lalu, setelah Malawi mengalami konflik diplomatik dengan Inggris, negara bekas penjajahnya yang memberikan bantuan terbesar. Maka macetlah bantuan jutaan dolar dari Inggris yang mengalir deras ke Malawi.

Akar pertengkaran itu adalah bocornya kabel diplomatik, yang mengatakan bahwa Mutharika adalah seorang “otokratik dan tidak dapat menerima kritik.”

Penghentian bantuan luar negeri itu mengakibatkan Malawi kekurangan dolar. Impor bahan bakar minyak, makanan dan obat-obatan tersendat, sehingga nilai mata uang kwacha juga ikut merosot terhadap dolar.

Keadaan itu bertambah parah, setelah pada bulan Juli 2011 Amerika Serikat ikut menghentikan bantuan USD350 juta, karena pasukan keamanan Malawi menembak mati 20 demonstran anti pemerintah.

Mutharika bulan lalu mendesak agar para pendukungnya maju membela negara, daripada duduk-duduk dan menyaksikannya menanggapi omong kosong negara-negara donor dan kelompok-kelompok hak asasi manusia.

Hingga kini belum ada pengumuman resmi dari pemerintah mengenai mangkatnya pemimpin Malawi itu. Para petinggi negeri justru sibuk berdebat tentang siapa yang akan mengisi kursi presiden yang ditinggalkan Mutharika.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya UEA Tutup Kantor Organisasi Asing
Tulisan selanjutnya Haniyah Desak Pemimpin Arab dan Muslim Kunjungi Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP

Berita
21 Juli 2026 19:48
Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September

Terbaru

  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?