Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Carter Kecam Serangan yang Dilakukan Drone

Insan Kamil
Terakhir diupdate:
Insan Kamil
Dipublikasikan 9 Desember 2012 21:34
Bagikan
Mantan Presiden AS Jimmy Carter.
Bagikan

Hidayatullah.com–Mantan Presiden AS Jimmy Carter mengecam serangan pesawat tak berawak Amerika, Drone, yang melakukan pembunuhan di negara-negara lain.

Ia mengatakan bahwa membunuh warga sipil dalam serangan tersebut sebenarnya akan memelihara terorisme.

“Saya pribadi berpendapat, kita melakukan suatu lebih berbahaya daripada memetik manfaatnya, pada saat pesawat kami menyerang beberapa teroris potensial yang belum berbuat atau terbukti bahwa mereka bersalah,” kata Carter dalam suatu  wawancara dengan Russia Today, seperti dilansir laman Geo, Minggu (9/12/2012).

“Apalagi serangan pesawat tak berawak itu juga membunuh perempuan dan anak-anak, kadang-kadang menghantam acara pernikahan … Jadi ini suatu hal yang harus kita perbaiki,” tambahnya.

Carter, yang menjadi presiden AS pada 1976-1980, juga mengkritik para pembuat kebijakan pada pemerintahan incumbent Amerika yang melakukan pelanggaran di dalam negeri “dengan kebijakan berlarut-larut” demi “menjaga privasi warga AS.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Bahkan kami sekarang mengeluarkan undang-undang yang memungkinkan menyadap telepon pribadi dan komunikasi pribadi,” katanya.

Ia menjelaskan, di masa lalu, untuk melakukan kegiatan semacam itu pemerintah harus mendapatkan izin dari pengadilan guna membuktikan keamanan nasional bangsa dalam keadaan beresiko. “Dulu kegiatan itu sangat jarang dilakukan, tapi sekarang hal itu dilakukan di seluruh Amerika.”

“Kita perlu mundur (dan) mengembalikan hak-hak dasar manusia, seperti yang dijabarkan dalam Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (UDHR),” kata mantan presiden AS itu menggarisbawahi.

Dia menyatakan terdapat 30 paragraf dalam UDHR. “Pada saat ini, negara saya, Amerika Serikat, melanggar 10 paragraf dari 30.” *

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kondisi Kamp Pengungsi Rohingya Sangat Memprihatinkan
Tulisan selanjutnya Zionis Geram Pidato Kepala Biro Politik Hamas, Khalid Misy’al

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?