Hidayatullah.com–Para aktivits di kota Duma, Ghuthah Timur menegaskan adanya perundingan antara Jaisy Al Islam selaku oposisi bersenjata dengan militer rezim untuk gencatan senjata tanpa transfer ke luar wilayah, demikian lansir media pro oposisi Orient News (22/3/2018).
Sementara itu, media pro pemerintah yang berbasisi di Lebanon menyebutkan bahwa pihak Jaisy Al Islam mempertimbangkan adanya rekonsiliasi dengan pemerintah dengan memilih untuk tetap menetap di Duma serta menolak ikut serta transfer ke wilayah lain, sebagaimana opsi yang dipilih oleh Ahrar Asy Syam, demikian dikabarkan oleh Al Masdar News (22/3/2018).*