Hidayatullah.com—Organisasi Kerjasama Islam (OKI) hari Selasa (18/2/2012) mengecam serangan yang terjadi atas kamp pengungsi Palestina Yarmuk dekat Damaskus, dan menilai kedua pihak di Suriah yang terlibat konflik bertanggungjawab atas kejadian itu.
“Kami menyesalkan apa yang terjadi pada kamp Yarmuk. Rakyat Palestina seharusnya dijauhkan dari pembunuhan dan pertikaian …tidak rezim ataupun oposisi bisa dimaklumi atas kejadian itu,” kata Sekjen OKI Ekmeleddin Ihsanoglu dikutip AFP.
Pada hari Ahad, jet-jet tempur rezim Suriah membombardir tempat tinggal para pengungsi Palestina itu. Akibatnya tidak kurang dari delapan orang tewas dan lainnya luka-luka. Baca berita sebelumnya Jet Suriah hancurkan Masjid di Yarmuk.
“Krisis di Suriah saat ini memasuki tahap rawan,” kata Ihsanoglu kepada para reporter di Jeddah, Arab Saudi.
Ihsanoglu mendesak agar rezim Suriah tidak mengorbankan rakyatnya sendiri, dan seharusnya justru menyelamatkan nyawa mereka.
“Kami menganggap ini sebagai peringatan terakhir kepada para pemimpin Suriah,” kata Ihsanoglu.
Sekretaris jenderal OKI itu mengatakan, organisasinya tidak sedang mempertimbangkan pembukaan sebuah kantor perwakilan untuk oposisi Suriah, sebab hal itu praktis tidak membawa manfaat.*