Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kanselir Jerman: Ekonomi 2013 Semakin Sulit

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 Januari 2013 10:14 10:14 am
Ama Farah
Dipublikasikan 1 Januari 2013 10:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kanselir Angela Merkel memperingatkan rakyat Jerman bahwa ekonomi negara mereka, yang terbesar di Eropa, akan mengalami masa lebih sulit dibanding tahun 2012 dan krisis di zona Eropa masih jauh dari usai.

“Kenyataannya, keadaan ekonomi tahun depan tidak akan lebih mudah, bahkan lebih sulit,” kata Merkel. “Krisis masih sangat jauh dari usai,” imbuhnya saat menyampaikan pidato Tahun Baru yang disiarkan di televisi (31/12/2012)

Meskipun Jerman negara pengekspor terbesar di Eropa berhasil mengatasi krisis dengan cukup baik, namun pertumbuhan ekonominya melambat sejak permulaan tahun 2012, lapor AFP.

Setelah mengalami kenaikan sebesar 0,5 persen pada kwartal pertama 2012, gross domestic bruto (GDP) tumbuh hanya 0,3 persen di kwartal kedua dan cuma 0,2 persen di kwartal ketiga.

Pada bulan Oktober 2012, pemerintah memprediksi output ekonomi tahun depan akan mencapai 1,0 persen, bandingkan dengan perkiraan sebelumnya yang mencapai 1,6 persen.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Bank sentral Jerman bahkan sudah mengatakan bahwa negara itu akan merasakan resesi mulai awal tahun baru ini. Bundesbank memperkirakan Jerman hanya akan mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar 0,4 persen di tahun 2013.

Walaupun terlihat suram, Merkel dalam teks pidato yang dirilis lebih awal oleh kantornya mengajak rakyat Jerman untuk tidak putus asa. Melambatnya pertumbuhan ekonomi, justru seharusnya mendorong Jerman untuk bekerja lebih giat, katanya.

Reformasi yang mereka lakukan untuk mengatasi krisis hutang yang sudah berlangsung selama tiga tahun mulai menampakkan hasil, kata Merkel.

“Meskipun demikian, kita masih perlu lebih bersabar. Krisis in masih jauh dari selesai,” tegasnya.

Merkel kelihatan lebih pesimistis dibanding para pemimpin zona Eropa lainnya, seperti Presiden Prancis Francois Hollande atau bahkan menteri keuangannya sendiri Wolfgang Schaeuble. Mereka berdua mengatakan bahwa krisis terburuk itu sudah usai.

Dalam wawancara dengan Bilt pekan lalu Schaeuble mengatakan, “Menurut saya hal yang terburuk sudah kita tinggalkan,” seraya mengutip perkembangan positif di Yunani dan Prancis.

Hollande berulang kali mengatakan bahwa krisis terburuk yang menerpa zona euro sudah berakhir.

Dalam pidatonya, Merkel meminta agar dilakukan pengawasan yang lebih baik atas pasar finansial, dengan menekankan, “Dunia masih belum sepenuhnya belajar dari pengalaman krisis finansial tahun 2008 yang sangat parah.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Flu Babi Mewabah di Palestina 9 Meninggal Dunia
Tulisan selanjutnya Mesir Tolak Undangan Maulid Nabi dari Iran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?