Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mursy-Abbas Akan Bahas Rekonsiliasi Palestina

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 8 Januari 2013 11:46 11:46 am
Insan Kamil
Dipublikasikan 8 Januari 2013 11:46
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang pejabat senior Fatah hari Senin (07/01/2013) mengatakan bahwa Presiden Mahmoud Abbas akan bertemu dengan Presiden Mesir Muhammad Mursy untuk melakukan pembicaraan, termasuk rekonsiliasi nasional Palestina.

Azzam Al-Ahmed, anggota Komite Sentral Fatah dan kepala tim untuk pembicaraan rekonsiliasi dengan Hamas di Kairo, mengatakan, para pemimpin akan bertemu di ibukota Mesir Rabu.

Kedua pemimpin “akan membahas proposal rekonsiliasi, hubungan bilateral dan langkah-langkah politik untuk tahap mendatang.”

Dia menambahkan bahwa pertemuan itu akan “menentukan gerak langkah berikutnya guna mengakhiri perpecahan internal Palestina.”

Pejabat Fatah itu, sebagaimana dikutip Saudi Gazette, Selasa (8/1/2013), mengatakan bahwa “tidak ada pertemuan antara Presiden Abbas dan Kepala Politik Hamas Khaled Misy’al selama kunjungan Kairo.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pada hari Minggu, pemimpin Fatah yang dipenjarakan Marwan Al-Barghouti menyerukan “Musim Semi Palestina” untuk mendorong Fatah dan Hamas mengakhiri sengketa mereka dan mencapai kesatuan.

Dia juga menyatakan menentang terhadap pembubarkan Otoritas Palestina dan menyerukan kajian komprehensif dari kinerja dan tugas.

Al-Barghouti, 53, yang menjalani hukuman lima tahun di penjara Israel karena perannya dalam serangan militer terhadap Zionis Israel selama intifada kedua, menyerukan warga Palestina untuk meluncurkan protes luas di Tepi Barat dan Jalur Gaza untuk memaksa Hamas dan Fatah mengakhiri perselisihan mereka.

“Saya menyerukan kepada rakyat Palestina dan pemuda untuk mengambil inisiatif mendorong memaksakan persatuan,” kata Al-Barghouti dalam suratnya dari penjara Israel di Hadarim. “Saya meminta mereka untuk turun ke jalan di Tepi Barat, Jalur Gaza, dan di mana saja, melakukan protes di depan kantor faksi-faksi Palestina sampai perpecahan itu diakhiri.”

Palestina tidak harus menunggu Mesir atau negara lain mendorong rekonsiliasi antara Hamas dan Fatah, katanya. “Kita perlu rekonsiliasi sekarang dan tanpa penundaan,” tegasnya.

Al-Barghouthi mengkritik faksi Fatah karena gagal mengadakan pemilihan internal dan reformasi. Dia menunjukkan bahwa pemilu terakhir di Tepi Barat menunjukkan bahwa Fatah masih lemah dan bingung.

Hamas dan Fatah telah berjanji bekerja keras untuk mengakhiri perbedaan mereka pasca-agresi Zionis Israel dan keberhasilan Palestina meng-upgrade status sebagai ‘Negara Pengamat Bukan Anggota” di PBB.

Setelah agresi November di Jalur Gaza, para pejabat Fatah, termasuk Komite Sentral Gerakan Nabil Sha’ath, ikut ambil bagian dalam perayaan “kemenangan” yang diselenggarakan oleh Hamas dan Jihad Islam.

Pada Desember, Otoritas Palestina memperbolehkan Hamas mengadakan ulang tahun ke-25 di Tepi Barat untuk pertama kalinya sejak lima tahun sebagai tanda perbaikan hubungan antara pihak-pihak yang bersaing. Pemerintah Hamas, sementara itu juga memperbolehkan Fatah menandai ulang tahun ke-48 di Jalur Gaza.

Pada bulan Mei 2012, Fatah dan Hamas menandatangani kesepakatan rekonsiliasi di Kairo untuk mengakhiri sekitar lima tahun perpecahan internal. Perpecahan melebar pada tahun 2007, ketika Hamas, yang memenangkan pemilihan parlemen pada 2006, mengalahkan pasukan yang setia pada Abbas dan mengambil alih Gaza.

Sejak itu, perwakilan dari dua gerakan mengadakan beberapa pertemuan di luar negeri, tapi gagal untuk menyelesaikan hambatan, terutama pembentukan pemerintah sementara, penentuan perdana menteri baru, isu paspor, dan tahanan politik.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Engkau Akan Bersama yang Kau Cintai!
Tulisan selanjutnya FOS ARMI Desak Densus 88 Hentikan Aksi Main Hakim Sendiri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Berita
31 Agustus 2026 17:47
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?