Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Keluar Afghanistan, Prancis Perangi Kelompok Islam di Mali

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Januari 2013 07:50 7:50 am
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Januari 2013 07:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pasukan Prancis melancarkan serangan udara ke Mali pada hari Jumat (11/1/2013) guna mendukung pasukan pemerintah memukul mundur pemberontak Islamis, kata Menteri Luar Negeri Prancis Laurent Fabius.

Negara-negra Barat takut kelompok yang beraliansi dengan Al-Qaidah, yang menguasai duapertiga wilayah Mali pada bulan April, akan menggunakan daerah gurun pasir yang luas untuk melancarkan serangan internasional.

“Pasukan Prancis memberikan dukungan mereka sore ini kepada angkatan darat Mali guna memerangi elemen teroris,” kata Presiden Prancis Francois Hollande kepada wartawan, kutip Reuters. “Operasi ini akan berlangsung selama yang dibutuhkan.”

Menurut Hollande, tindakan Prancis itu sesuai dengan resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, sehingga sejalan dengan hukum internasional.

Pasukan tempur khusus Prancis tiba hari Kamis (10/1/2013) di kota Safari, 30 km dari Kuna tempat terjadinya pertempuran sengit antara pasukan pemerintah Mali dengan kelompok Anshar al-Din.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pimpinan Anshar al-Din, Abu Musab, bersumpah akan bertempur selama yang dibutuhkan dan memperingatkan gurun pasir Mali akan menjadi kuburan bagi pasukan asing.

Sementara itu, Dewan Keamanan PBB akan menggelar pertemuan mendesak atas permintaan Prancis, guna membahas situasi terakhir di Mali, lapor Al-Arabiya.

Akhir 2012 Prancis secara resmi mengakhiri misi militernya di Afghanistan, dengan meninggalkan 500 personel untuk waktu yang tidak terbatas dengan alasan melatih pasukan keamanan Afghanistan. Hollande terkesan terburu-buru menyuruh pasukannya keluar dari Afghanistan dengan alasan mengurangi jumlah pasukannya yang tewas di sana. Prancis lebih dulu menarik keluar pasukannya dari Afghanistan daripada sekutu lainnya di NATO.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya “Hati-hati Belajar Filsafat Ilmu Sekular”
Tulisan selanjutnya DSN MUI: Ulama Mesir Haramkan Sukuk Karena Alasan Maslahat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi

Terbaru

  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?