Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Lagi, Mesir Banjiri Terowongan Gaza dengan Air

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Februari 2013 21:09 9:09 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Februari 2013 21:09
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pasukan kemanan Mesir memenuhi terowongan-terowongan bawah tanah di sekitar perbatasan dengan Palestina di Gaza sebagai bagian dari upaya menutup terowongan-terowongan itu. Demikian dikatakan oleh para pejabat Mesir.

Jaringan terowongan bawah tanah itu merupakan urat nadi rakyat Palestina yang diblokade oleh Zionis Israel, untuk memasukkan aneka macam barang kebutuhan hidup mereka.

Reuters (13/2/2013) melaporkan, reporternya melihat salah satu terowongan yang sedang dipakai untuk memasukkan bahan bangunan berupa batu kerikil dan semen, tiba-tiba pada hari Ahad lalu dipenuhi oleh air, sehingga para pekerja di dalamnya bergegas menyelamatkan diri.

Penduduk setempat mengatakan, dua orang yang sedang di dalam terowongan sepertinya tersapu oleh air yang sengaja dipompakan ke dalamnya oleh aparat Mesir.

“Aparat Mesir mengucurkan air untuk menenggelamkan terowongan-terowongan itu,” kata Abu Ghassan yang mengawasi 30 orang pekerja di sebuah terowongan sekitar 200 meter dari pagar perbatasan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Seorang pejabat keamanan Mesir di Sinai mengatakan kepada Reuters bahwa tindakan itu dimulai sejak lima hari lalu.

“Kami menggunakan air untuk menutup terowongan-terowongan itu dengan memompa air dari salah satu sumur,” kata pejabat yang menolak menyebutkan namanya itu.

Sejak Agustus 2012, sudah puluhan terowongan dirusak oleh aparat Mesir, menyusul pembunuhan atas 16 personel penjaga perbatasan Mesir dekat Gaza.

Kairo mengatakan pelaku menyeberang ke Mesir melalui jalur terowongan tersebut, sebuah tudingan yang dibantah oleh pemerintah Palestina di Gaza.

Sementara Hamas yang berkuasa di Jalur Gaza enggan mengkritik pemerintah Presiden Muhammad Mursy secara terbuka, warga sipil Gaza terus terang mengungkapkan kekesalannya.

“Tindakan Mesir terhadap terowongan-terowongan semakin memburuk semenjak pemilihan Mursy. Saudara kami Hamas mengira dia akan membuka Gaza. Menurut saya mereka salah,” kata seorang pemilik terowongan yang hanya menyebut dirinya dengan nama Ayed, karena takut mendapatkan serangan balasan.

“Mungkin 150 atau 200 terowongan sudah ditutup sejak serangan di Sinai. Ini terjadi pada era Mursy,” imbuhnya.

Orang-orang yang biasa bekerja di bawah terowongan takut jika upaya membanjiri lubang-lubang bawah tanah itu akan mengakibatkan langit-langit terowongan runtuh sehingga menimbulkan bencana.

“Air bisa menimbulkan retak di dinding terowongan dan mungkin akan meruntuhkannya. Hal itu bisa membunuh orang,” kata Ahmad al-Shair, seorang pekerja terowongan yang sepupunya tewas satu tahun lalu karena terowongan runtuh.

Enam orang Palestina meninggal pada bulan Januari akibat ledakan di dalam terowongan, sehingga menambah jumlah korban tewas menjadi 233 sejak 2007, menurut kelompok-kelompok HAM di Gaza.

Diperkirakan ada 2.500 sampai 3.000 terowongan di bawah perbatasan Gaza-Mesir. Namun jumlahnya menyusut sejak 2010, ketika Israel sedikit membuka pintu masuk barang ke Gaza dibawah pengawasan ketat aparat Zionis.

Terowongan saat ini masih menjadi jalur utama bagi Palestina untuk memasukkan barang kebutuhan ke Gaza. Hamas sendiri lebih suka menggunakan terowongan bawah tanah itu, karena tidak perlu membayar pajak ke Zionis.

Sejak tokoh Al-Ikhwan al-Muslimun, Muhammad Mursy, menjabat presiden Mesir banyak orang berharap Jalur Gaza akan mendapatkan angin segara dari Kairo dengan dibukanya satu jalur yang mengungkung mereka. Namun, hingga kini harapan itu tidak juga terwujud.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Majelis Rendah Prancis Setuju Homo Boleh Kawin dan Adopsi Anak
Tulisan selanjutnya MUI Berharap Pemerintah Tak Ambil Alih Proses Sertifikasi Halal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Israel Turki gas
Berita

QatarEnergy Berupaya Garap LNG Amerika Serikat Sampai 2031

Berita
12 September 2026 16:26
Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha
Turki akan Mengebor Minyak di Laut Hitam
Serangan Drone dari Iraq Merusak Pipa Minyak Arab Saudi, Melukai Sejumlah Orang
Erdogan: Pakta Pertahanan Makkah adalah Sinyal Persatuan bagi Dunia Islam

Terbaru

  • Pameran Kaligrafi Internasional 2026 di Semarang Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara
  • MUI Tegaskan Peringatan Maulid Nabi Tak Semestinya Bernuansa Satanic
  • Hidayatullah: Umat Islam Harus Berpolitik dengan Tauhid
  • Al-‘Aqabah: Jalan Terjal Menuju Peradaban Fitrah
  • Erdogan: Pakta Pertahanan Makkah adalah Sinyal Persatuan bagi Dunia Islam
  • Publik Amerika Lebih Pilih Dukung Palestina daripada ‘Israel’
  • Norwegia Ancam Penjara 3 Tahun bagi Perusahaan yang Berdagang dengan Permukiman Israel
  • Teror Bandit Merebak di Nigeria, Enam Imam Diculik
  • 900 Tahun Islam di Maladewa, Presiden Muizzu Resmikan Lembaga Investasi Wakaf untuk Makmurkan Rakyat
  • Maladewa Peringati 900 Tahun Memeluk Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?