Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Wilders Peringatkan Australia Soal Imigran Muslim

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Februari 2013 15:27 3:27 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Februari 2013 15:27
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Politisi sayap kanan Belanda Geert Wilders mengatakan bahwa Australia tidak perlu takut dengannya saat dia berkunjung ke negara itu mulai pekan depan, lapor AAP yang dikutip The Australian.

Berbicara dalam acara “Lateline” hari Rabu (13/2/2013) di stasiun televisi Australia ABC, Wilders berkata bahwa dirinya sedang dalam “jihad global” untuk menyelamatkan kebebasan.

Pria Belanda itu berkata ingin memperingatkan Australia yang membiarkan imigrasi besar-besaran orang-orang dari negara Muslim, “sebab Islam dan kebebasan tidak kompatibel.”

“Saya percaya dengan adanya imigrasi massal ke dalam masyarakat kita yang bebas, maka masyarakat ini akan berubah, dan mereka akan berubah menjadi buruk,” kata Wilders.

Pemimpin Partai Kebebasan itu masuk dalam parlemen Belanda setelah partainya memenangi 10 persen suara dalam pemilihan umum.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Wilders mengatakan, ia ingin agar Australia belajar dari kesalahan negara-negara Eropa dan agar tetap berhati-hati terhadap Islam.

“(Islam) itu bukan agama perdamaian – itu sebuah ideologi totalitarian,” kata Wilders tentang Islam.

Menurut Wilders, mayoritas Muslim yang tinggal di Eropa adalah orang-orang moderat, tetapi agama mereka adalah totalitarian yang tidak punya ruang untuk hal lain kecuali Islam.

Saat berkunjung ke Australia pekan depan, Wilders berharap bisa berbicara dengan orang-orang yang sepaham dengannya dan juga orang yang tidak setuju dengannya.

Saat ditanya apakah dia akan dikawal oleh aparat keamanan Belanda saat ke Australia, Wilders mengatakan bahwa dia tidak bisa membicarakan tentang masalah pengamanan dirinya, sebab hal itu justru akan membahayakan dirinya sendiri.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kristen Evangelis Pat Robertson: Islam Bukan Agama
Tulisan selanjutnya Riau Moslem Gathering Hadirkan Tiga Panelis dan Justice Voice

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Perdana Menteri Qatar Al-Thani
Berita

Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi

Berita
1 Oktober 2026 12:29
Menentang Wajib Militer Para Pelajar Jerman Mogok Sekolah
Negara Bagian California Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha sebagai Hari Libur Resmi
Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
Arab Saudi Bantah Pejabat Iraq Perihal Pembelian 25 Tanker Minyak dan Dampaknya

Terbaru

  • Masjidil Aqsha Terus Diserbu Pemukim, Ulama Palestina Serukan ‘Jumat Kemarahan’
  • Menteri Ekstremis ‘Israel’ Pimpin Gerombolan Pemukim Yahudi Serbu Masjid Ibrahimi
  • MUI: Wajib Halal Oktober 2026 Bagian dari Pemenuhan Hak Masyarakat
  • LPPOM Dorong Restoran Terbuka soal Status Halal Setiap Outlet
  • Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid
  • Bertemu tim ‘Israel’, Pemain Catur Terbaik Australia Pilih Boikot
  • Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi
  • Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China
  • Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq
  • Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?