Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Keluarga Misionaris di Florida Menilep Jutaan Dolar Dana Bantuan Covid-19

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 Desember 2022 17:40 5:40 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Desember 2022 17:40
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang pastor misionaris di negara bagian Florida, Amerika Serikat, dan putranya ditangkap dengan tuduhan menilep dan mendapatkan dana bantuan Covid dari pemerintah federal sebesar lebih dari $8 juta dengan cara menipu.

Evan dan Joshua Edwards penduduk Orlando, ditangkap hari Rabu (14/12/2022) dengan tuduhan menggunakan dana bantuan Covid-19 untuk membeli barang-barang mewah termasuk membeli sebuah rumah berharga jutaan dolar di dekat taman hiburan Walt Disney World.

Bapak dan anak itu, keduanya berasal dari Kanada, menghadapi dakwaan termasuk konspirasi untuk melakukan penipuan bank, lapor koran lokal Daytona Beach News-Journal seperti dilansir The Guardian.

Keluarga Edwards merupakan misionaris Kristen yang menjalankan sebuah organisasi keagamaan, Aslan International Ministry, yang bertujuan menebarkan doktrin cinta Kristiani dan membantu orang-orang miskin.

Setelah melakukan kerja misionaris di Turki, keluarga itu pindah ke Florida pada tahun 2019, bermukim di daerah pinggiran berjarak sekitar 1 jam dari pusat kota Orlando.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jaksa federal menuduh bahwa mulai April 2020, keluarga Edwards melakukan penipuan dengan mengajukan permohonan pinjaman palsu untuk mendapatkan bantuan Paycheck Protection Program (PPP), yang diperuntukkan bagi pemilik usaha atau organisasi yang terdampak pandemi Covid-19. Mereka mengklaim bahwa organisasi keagamaan yang dikelolanya memiliki 486 karyawan dan setiap bulan harus membayar gaji mereka sebesar $2,7 juta.

Menurut pengaduan yang dirilis oleh Departemen Kehakiman, keluarga tersebut menggunakan dana tersebut untuk membeli sebuah rumah di Golden Oak, perumahan mewah Four Seasons Private Residence. Dana bantuan sengaja ditransfer ke rekening bank keluarga “dengan tujuan menyembunyikan uangnya dan menyembunyikan keberadaan mereka”, kata laporan pengaduan itu.

Aparat berwenang berusaha menggeledah rumah di Golden Oak itu pada September 2020 tetapi kosong.

Keluarga itu kemudian berhasil dicegat di jalan ketika mengendarai mobil SUV Mercedes mereka, lapor NBC. Polisi yang menggeledah mobil menemukan tas berisi kertas dokumen yang sudah tercabik-cabik, catatan keuangan, dan perangkat elektronik yang ditempatkan di dalam “tas Faraday”, untuk memblokir frekuensi radio dan mencegah pelacakan.

Keluarga itu kemudian ditahan dengan dakwaan keimigrasian tetapi dilepaskan keesokan harinya karena tuduhannya dibatalkan.

Pada April 2021, seorang hakim memerintahkan penyitaan $8,4 juta yang diterima keluarga itu secara tidak sah. Keluarga itu tidak mempermasalahkan penyitaan tersebut.

Evan dan Joshua Edwards ditahan lima bulan setelah NBC menyiarkan secara detail penipuan yang mereka lakukan dan upaya menutup-nutupinya.

“Saya senang mereka ditangkap,” kata seorang tetangga keluarga itu kepada NBC News, yang berbicara tanpa ingin identitasnya diketahui. “[Penangkapan] itu sudah sejak lama ditunggu-tunggu,” imbuhnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatcovid-19floridamisionaris
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sebanyak 363 Jurnalis Dipenjara di Seluruh Dunia pada 2022
Tulisan selanjutnya Penganut Agama atau Penganut Tafsir Agama?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?