Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Erdogan akan Hormati Hasil Pemilu 1 Nop, Meskipun Berharap Pemerintahan Satu Partai

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Oktober 2015 18:13 6:13 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Oktober 2015 18:13
Bagikan
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan istri.
Bagikan

Hidayatullah.com—Turki akan menggelar pemilihan umum dini pada pada 1 Nopember besok, setelah perdana menteri gagal membentuk pemerintahan usai pemilu Juni lalu, karena koalisi tidak terbentuk. Dalam perayaan Hari Republik ke-29 hari Kamis (29/10/2015), Presiden Recep Tayyip Erdogan kembali menyuarakan preferensinya akan pemerintahan satu partai –oleh partainya AK Parti.

Walaupun demikian, Erdogan, bekas ketua dan pendiri AKP, mengaku “kami semua akan menghormati hasil yang muncul dari kotak-kotak suara. Namun jika kita melihat masyarakat-masyarakat dunia di mana terdapat stabilitas dan kepercayaan, kita tidak melihat adanya pemerintahan koalisi. Sebaliknya, kita melihat pemerintahan satu partai ..,” kata Erdogan kepada wartawan dalam acara jamuan dalam rangka Hari Republik seperti dikutip Hurriyet.

“Jika negeri kita menjatuhkan pilihan pada pemerintahan satu partai, maka saya yakin hal itu akan menjadi dasar untuk terwujudnya kembali suasana stabilitas dan kepercayaan yang pernah kita nikmati selama 12-13 tahun,” kata Erdogan, merujuk pada masa pemerintahan AKP, sebelum pemilu Juni 2015 di mana partai itu kehilangan kursi mayoritas parlemen.

Ketika ditanya apakah Erdogan akan merasa “tersinggung” jika hasil pemilu ternyata mengharuskan pembentukan pemerintahan koalisi, tokoh AKP itu menjawab, “Tidak, tidak ada tempat untuk kekecewaan dan sakit hati (dendam) dalam politik.”

Sementara itu, pada Kamis malam lalu dalam wawancara dengan stasiun televisi NTV, Perdana Menteri Ahmet Davutoglu mengatakan tidak ada agenda untuk pemilihan ulang, jika lagi-lagi pemilihan umum tahun ini tidak menghasilkan pemerintahan satu partai.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Tidak ada hal semacam itu dalam agenda kami. Dan saya juga tidak yakin Turki akan mentolerir hal tersebut,” kata Davutoglu, yang menjabat ketua AKP menggantikan Erdogan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Militer Nigeria Publikasikan Foto 100 Anggota Boko Haram yang Paling Dicari
Tulisan selanjutnya Bersama Pemberontak Kurdi, Fethullah Gulen Masuk dalam Daftar Teroris Pemerintah Turki

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?