Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Israel: Eropa Pusat Hizbullah yang Sebenarnya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Februari 2013 07:03 7:03 am
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Februari 2013 07:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Keputusan Uni Eropa untuk menyatakan Hizbullah sebagai organisasi teroris akan mengganggu keuangannya, sebab sebagian besar dana yang didapatkan kelompok Syiah bersenjata itu untuk mejalankan operasinya berasal dari Eropa, kata menteri pertahanan dalam negeri Israel, Avi Dichter, hari Selasa (19/2/2013).

Bulgaria mendesak agar Uni Eropa mengambil sikap tegas terhadap Hizbullah, menyusul tudingannya kepada kelompok Syiah bersenjata itu atas peledakan sebuah bis yang menewaskan lima turis Israel di daerah pariwisata di Laut Hitam tahun lalu. (Baca berita sebelumnya: Eropa Tolak Masukkan Eropa dalam Daftar Teroris dan Rombongan Turis Israel Dibom di Bulgaria)

Uni Eropa hingga saat ini masih menolak tekanan Amerika Serikat dan Israel untuk memasukkan Hizbullah sebagai salah satu organisasi teroris, dengan alasan tindakan itu akan menyulut ketidakstabilan di Timur Tengah.

Dilansir Al-Arabiya (20/2/2013), dukungan kelompok Syiah Hizbullah bersenjata yang disokong penuh oleh pemerintah Iran itu sangat vital bagi pemerintahan Perdana Menteri Libanon Najib Mikati. Namun kata Dichter kepada Reuters saat berada di Paris untuk membicarakan masalah itu dengan para pejabat Prancis, Uni Eropa harus memasukkan Hizbullah ke dalam daftar hitam sebab organisasi itu menyedot dana dalam jumlah besar dari Eropa, kemudian mencuci uang tersebut.

“Eropa, itulah basis sebenarya Hizbullah … Jika mereka tidak bisa mengumpulkan uang atau menambah jumlah uangnya di Eropa, mereka akan berada dalam kesulitan,” kata Dichter, seraya menambahkan bahwa uang Hizbullah berasal dari lembaga-lembaga amal dan sejumlah perusahaan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Laporan hasil penyelidikan Bulgaria atas dugaan keterlibatan Hizbullah dalam pemboman bus turis Israel itu diperkirakan akan memakan waktu beberapa pekan atau bulan untuk dituntaskan.

Para diplomat Uni Eropa pernah mengatakan bahwa sikap mereka terkait pendaftarhitaman organisasi itu tergantung pada hasil penyelidikan Bulgaria.

Di Prancis, secara tertutup pejabatnya menyatakan kekhawatiran jika Hibullah dinyatakan sebagai organisasi teroris, sebab sekitar 1.000 personel militernya ditempatkan di negara Libanon sebagai pasukan penjaga perdamaian.

“Saya berharap [Prancis] akan cukup pintar, cukup berani untuk mengambil langkah tanpa meresahkan tentang efeknya bagi stablitas di Libanon,” kata Dichter, mantan direktur intelijen dalam negeri Zionis, Shin Bet.

“Libanon punya banyak masalah untuk menyatakan apakah mereka [Hizbullah] organisasi teror atau tidak, itu bukanlah masalah intinya,” kata Dichter.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tidak Ada Dikotomi Ilmu Pengetahuan dalam Islam
Tulisan selanjutnya Posisi Kabar dalam Keilmuan Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Terbaru

  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?