Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Paus Serukan Tindak Tegas Pelecehan Seks

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 April 2013 06:37 6:37 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 April 2013 06:37
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Paus Franciskus menyerukan “tindakan tegas” dalam memerangi pelecehan seksual terhadap anak-anak oleh para pemimpin agama mereka.

Dia mengatakan kepada Uskup Gerhard Mueller, kepala Konggregasi Doktrin Kepercayaan -suatu badan pengawas di Vatikan yang berurusan dengan kasus-kasus pelecehan seksual- agar memastikan para pelakunya dihukum. Demikian dikutip Voice of America (VOA).

Ini adalah pernyataan umum pertama Paus Franciskus yang berkaitan dengan pelecehan seksual oleh para pemimpin agama.

Suatu kelompok beranggotakan mereka yang selamat dari pelecehan menanggapi pernyataan itu dengan skeptis.

Mereka mengatakan ‘tindakan akan lebih berarti daripada ucapan belaka.’

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Janji lama

Dalam pernyataannya hari Jumat Paus Franciskus mengatakan bahwa mengatasi krisis ini akan memberi arti penting bagi kredibilitas Gereja Katolik. Krisis yang dimaksud telah mencoreng Gereja dengan berbagai skandal mulai dari Amerika, Irlandia, Eropa sampai Australia.

Pernyataan dari Vatikan menyebutkan Paus telah mendesak Uskup Mueller agar “bertindak tegas berkaitan dengan kasus-kasus pelecehan seksual, dengan melaksanakan berbagai langkah untuk melindungi anak-anak, membantu mereka yang mengalami kekerasan tersebut di masa lalu dan menindak mereka yang bersalah.”

Pada tahun 2011, Konggregasi Doktrin Kepercayaan mengimbau konferensi para uskup di seluruh dunia agar mengajukan panduan untuk membantu para korban, melindungi anak-anak, menyeleksi dan melatih para pendeta dan pemimpin agama, menangani para pendeta yang dituduh bersalah; dan bekerja sama dengan aparat pemerintah setempat.

Jaringan orang-orang yang selamat dari pelecehan seksual oleh pendeta (SNAP) menanggapi pernyataan itu dengan menyerukan agar ada tindakan ketimbang kata-kata.

Lamban

Sebelumnya, sekelompok aktivis Katolik Roma mengatakan, Paus Francis saat sebagai Kepala Gereja Argentina memiliki rekor lambat dalam bertindak melawan pelecehan seksual oleh pastor. Mereka mendesak Paus meminta maaf atas perlindungan gereja terhadap dua pastor, yang kemudian dapat dihukum karena menyerang anak-anak secara seksual. [Paus Diminta Minta Maaf pada Korban Pelecehan Seks di Argentina]

Seorang pengacara untuk beberapa korban, mengatakan, ketika Paus masih menjadi Uskup Agung Buenos Aires, dia tidak mau bertemu atau membantu para korban, dan para pejabat gereja tingkat menengah yang menutupi-nutupi masalah pelecehan itu, sampai sekarang masih bertugas seperti biasa.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Baru Mengeja Huruf, Sudah Hafal Empat Juz
Tulisan selanjutnya Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Bandung Tolak RUU Ormas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan

Berita
13 Juni 2026 09:49
Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah
Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
Bersama DPR-DPD RI, MUI Gelar Hari Dialog Antar Peradaban Internasional, Dorong Perdamaian Global dari Indonesia

Terbaru

  • Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah
  • Prosesi Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei Dimulai 4 Juli
  • UEA Bantah Laporan Transfer $3 Miliar ke Iran
  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?