Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Peretas China Curi Cetak Biru Markas Intelijen Australia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Mei 2013 20:04 8:04 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Mei 2013 20:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Para peretas China mencuri cetak biru markas intelijen Australia baru yang bernilai jutaan dolar, sebagai bagian dari perang siber China dengan target perusahaan dan militer Amerika Serikat beserta negara-negara sekutu terdekatnya.

Dilansir stasiun televisi Australia ABC Senin (27/5/2013), peretas juga mencuri informasi rahasia dari Departemen Luar Negeri dan Perdagangan, yang menjadi rumah bagi agen mata-mata yang beroperasi di luar negeri Australian Secret Intelligence Service (ASIS).

Menurut laporan ABC yang tidak menyebutkan sumber informasinya, para peretas China menarget perusahaan-perusahaan Australia dengan serangan lebih agresif dari perkiraan sebelumnya, termasuk serangan ke pabrik baja Bluescope Steel dan perusahaan perlengkapan dan komunikasi militer Codan Ltd.

Cetak biru markas intelijen Australia yang dicuri, tidak hanya berupa informasi tata letak gedung, tetapi juga tentang lokasi jaringan telekomunikasi dan komputernya. Informasi itu dicuri melalui komputer milik kontraktor pembangunan gedung, lapor ABC.

Gedung ASIO itu dibangun di dekat lokasi paling rahasia Australia, Defence Signal Directorate. Gedung intelijen tersebut dirancang menjadi tempat pertahanan perang siber paling canggih di Australia, yang termasuk dalam jaringan intelijen elektronik bersama Amerika Serikat dan Inggris.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Perusahaan telekomunikasi raksasa China, Huawei, tahun lalu dilarang ikut tender pembangunan jaringan internet pita lebar berkecepatan tinggi di Australia, karena khawatir adanya penyusupan oleh mata-mata Beijing.

Bulan Maret lalu Bank Sentral Australia mengumumkan pihaknya menjadi target peretasan, namun tidak ada data yang hilang. Peretas dilaporkan berusaha mencuri informasi tentang negosiasi kelompok 20 negara terkaya di dunia, lansir Reuters.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Meneruskan Puasa Meski Sakaratul Maut
Tulisan selanjutnya Saudi Bakal Deportasi Orang Asing Pelaku Kejahatan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?