Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Erdogan: Kalau Mau Mabuk di Rumah Saja

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Mei 2013 20:45 8:45 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Mei 2013 20:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan membela RUU pembatasan minuman beralkohol yang diloloskan parlemen baru-baru ini, dengan mengatakan bahwa “pemerintah tidak melarang alkohol.”

“Ketika dua orang pemabuk membuat peraturan, anda menghormatinya. Tetapi ketika kami membuat sebuah peraturan untuk sesuatu yang diperintahkan oleh agama, anda menolaknya. Kenapa?” kata Erdogan Selasa (28/5/2013) dihadapan para anggota partai pemerintah, Partai Keadilan dan Pembangunan, dikutip Hurriyet Daily News.

“Jika agama memerintahkan sesuatu, apa kalian akan keberatan juga?” imbuh Erdogan menyindir para penentang peraturan pembatasan penjualan minuman beralkohol.

Erdogan mengkritik para pihak yang menuding bahwa peraturan itu dibuat terkait dengan isu “identitas”.

“Peraturan ini bukanlah sebuah larangan, seperti apa yang dikatakan oleh sebagian orang. Ini bukan mencampuri gaya hidup. Orang seharusnya tidak ada yang menganggap ini masalah jatidiri … Jika anda mau menenggak minuman beralkohol, maka bawa pulang ke rumah dan minum di rumah anda sendiri. Silahkan dan minum sebanyak yang anda mau. Kami tidak melarangnya. Tetapi, kami tidak memperbolehkan meminumnya di waktu-waktu tertentu dan berjarak sekitar 100 meter dari masjid-masjid dan sekolah-sekolah. Sejumlah negara bahkan ada yang melarangnya hingga 180 meter dari gereja-gereja. Saya ingin ulangi lagi, ini bukan larangan. Ini bukan interfensi terhadap gaya hidup (masyarakat),” papar Erdogan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Lebih lanjut perdana menteri Turki itu mengatakan, “… Sains menunjukkan dengan jelas bahwa [konsumsi alkohol] ini membahayakan. Alkohol menyebabkan banyak penyakit. Ini seperti rokok yang anda tidak peduli menghancurkan tubuh manusia hingga berkeping-keping.”

Erdogan menegaskan, peraturan tersebut merupakan langkah “historis” bagi masa depan generasi Turki yang lebih sehat.

RUU yang membatasi penjualan dan iklan minuman beralkohol, rokok dan obat-obatan itu disetujui oleh parlemen lewat pemungutan suara pada 24 Mei lalu.

Meskipun mengatakan bahwa peraturan itu merupakan “perintah agama”, namun Erdogan menegaskan bahwa orang-orang yang menudingnya berlindung dibalik “agamanya” adalah keliru dengan tuduhannya itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saudi Bakal Deportasi Orang Asing Pelaku Kejahatan
Tulisan selanjutnya Bermain di Bawah Dentuman Mortir dan Bom

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?