Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mursy Menolak Mundur

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Juli 2013 13:09 1:09 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Juli 2013 13:09
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Mesir Muhammad Mursy menolak seruan mundur dari oposisi dengan mengatakan bahwa dirinya “penjaga legitimasi” Mesir.

Dalam pidato yang disiarkan televisi Selasa malam (2/7/2013) Mursy menuding orang-orang pendukung rezim Husni Mubarak berada di belakang aksi massa yang berusaha menggoyang kedudukannya.

“Tidak ada pengganti untuk legitimasi,” kata Mursy dalam pidatonya selama 45 menit. “Revolusi 25 Januari akan mencapai tujuannya. Legitimasi akan dijaga dan saya bersedia menyerahkan hidup saya untuk mempertahankannya,” kata Mursy, yang bersikukuh menjadi presiden lewat pilihan rakyat dalam pemilu akhir 2012.

Mendengar pidato tersebut, orang-orang yang menentangnya dan berkumpul di depan istana mempertanyakan legitimasi yang dimaksud Mursy.

“Legitimasi apa? Lihat di sekitar, lihat jutaan orang di Kairo dan gubernuran,” katanya merujuk pada demonstrasi massa anti-Mursy.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Militer Mesir hari Senin (1/7/2013) mengeluarkan ultimatum 48 jam untuk Mursy dan partai politik agar segera menyelesaikan perbedaan di antara mereka. Namun, militer tidak menjelaskan apa yang akan dilakukan jika ultimatum itu habis masanya.

Sementara itu kantor berita Reuters, yang mengaku mendapat bocoran tentang ultimtum itu, melaporkan hari Selasa bahwa militer akan membubarkan sisa-sisa parlemen yang ada jika ultimatum tidak dilaksanakan. Majelis rendah parlemen Mesir hasil pemilu 2012 telah dibubarkan oleh pengadilan dan menunggu pemilihan baru.

Hari Selasa Mursy bertemu dengan Jenderal Abdul Fattah al-Sisi menteri pertahanan sekaligus pimpinan angkatan bersenjata. Pihak kepresidenan mengaku tidak mengetahui adanya ultimatum itu sebelum diumumkan ke publik.

Mursy meminta pendukungnya membatalkan seruan “jihad”. Dia mengatakan bahwa jihad hanya diperlukan untuk melawan musuh negara dari luar negeri.

Mursy mengatakan pula bahwa dia “bersedia mengorbankan darahnya untuk mempertahankan stabilitas dan keamanan negaranya.”

Pernyataan terakhir Mursy itu ditafsirkan oposisi sebagai genderang perang melawan mereka.

Khaled Daoud jurubicara Front Keselamatan Nasional menyebut hal itu jelas-jelas “menyulut perang sipil.”

Menyusul demonstrasi besar 30 Juni lalu, Mursy terus kehilangan pembantu-pembantunya di pemerintahan.

Menteri Luar Negeri Kamel Amr mengajukan pengunduran diri, menyusul 6 menteri lain yang lebih dulu mundur dalam kurun waktu 48 jam setelah demonstrasi akhir Juni. Dua jurubicara Mursy juga mengundurkan diri.

Hari Senin penasehat militer presiden, Sami Enan, mundur dan mengatakan bahwa tentara tidak akan mengabaikan keinginan rakyat.

Menurut sejarawan dan aktivis mesir Khaled Fahmy, satu-satunya pendukung Mursy hanyalah Al-Ikhwan al-Muslimun.

“Orang-orang mulai meninggalkan kapal,” katanya mengumpamkan Mursy yang perlahan tapi pasti kehilangan dukungan banyak orang. Demikian dilansir Aljazeera Rabu (3/7/2013).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Imam Abu Yusuf Dulu Bebal
Tulisan selanjutnya Ekspat Senang Raja Saudi Perpanjang Amnesti Pekerja Ilegal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Parlemen Mesir Restui Dukungan Militer untuk Arab Saudi

Berita
27 Oktober 2026 13:26
Korea Selatan Pidanakan Siswa yang Curang dengan Kacamata Pintar
Prancis dan Chad Bina Ulang Hubungan Militer
Yordania Gempur Sel Teroris di Suriah Menyusul Serangan atas Gereja di Karak
Macklemore Janji akan Menyuarakan Pembebasan Palestina Sampai Napas Terakhir

Terbaru

  • Prancis dan Chad Bina Ulang Hubungan Militer
  • Pintar Saja Tidak Cukup, Ilmu Harus Bersendi Akhlak
  • Korea Selatan Pidanakan Siswa yang Curang dengan Kacamata Pintar
  • Tersangka Penembakan di Pinggiran Paris Menarget Orang Berpenampakan Muslim atau Afrika
  • Akademisi Swedia Dilarang Masuk Inggris Jelang Penampilan Bersama Pendiri Palestine Action
  • LPH Hidayatullah Sambangi BPJPH, Bahas Penguatan Regulasi, Kompetensi dan Integritas Auditor
  • Madinah dan Istana Kepresidenan Yaman Jadi Target Serangan Houthi
  • Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, UBN: Jangan Beri Panggung Pendukung Genosida
  • Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
  • Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?