Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Menteri Kesehatan Mesir Rilis 638 Korban Jiwa, IM Sebut 2600

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 16 Agustus 2013 22:22 10:22 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Agustus 2013 22:22
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Menteri Kesehatan Mesir menyebutkan korban tewas akibat peristiwa pembantaian aparat keamanan di bundaran Rabi’ah al Adawiyyah mencapai 638, demikian dikutip Aljazeera (15/08/2013).

Selain menyatakan setidaknya 638 orang tewas, Kementerian Kesehatan Mesir juga menyebutkan tak kurang dari 4.000 orang terluka dalam insiden berdarah yang bermula dari upaya paksa pihak keamanan Mesir mengusir demonstran pendukung presiden terguling Mesir Dr Muhammad Mursy pada Rabu (14/8/2013).

Mohammed Fathallah, juru bicara kementerian, mengatakan sebelumnya bahwa tubuh berlumuran darah yang berderet di Masjid Al Imam di kota Nasr tidak termasuk dalam korban tewas resmi. Tidak ada pernyataan yang memastikan apakah data terbaru ini sudah memasukkan korban tewas yang dikumpulkan di masjid tersebut.

Kementerian Kesehatan Mesir dalam pernyataannya mengatakan, 288 korban tewas berasal dari perkemahan terbesar demonstran di distrik Nasr kota Kairo. Sementara 90 korban tewas lain berasal dari perkemahan yang lebih kecil di al-Nahda Square di dekat Universitas Kairo. Selebihnya tewas dalam bentrok pendukung Mursi dan pasukan keamanan di beragam tempat.

Sementara itu al Ikhwan al Muslimun mengatakan, korban tewas sesungguhnya diperkirakan mencapai 2.600 orang dan korban luka mencapai 10.000-an orang.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pembantaian yang dilakukan kepada ratusan ribu demonstran pro-Mursy di bundaran Rabi’ah Al Adawiyyah dan Nahdhah (14/08), dengan mengerahkan ratusan polisi dengan senjata lengkap.

Sementara di sisi lain, pemerintah Mesir menguburkan 43 petugas kepolisian yang juga menjadi korban dalam insiden “Rabu berdarah” tersebut. Menteri Dalam Negeri Mohammed Ibrahim, yang juga membawahi kepolisian, memimpin langsung penguburan itu.

Aparat kala itu juga diperkuat dengan kendaraan lapis baja dan buldoser, untuk menghancurkan perkemahan dan aksi duduk para demonstran di dua lokasi utama tempat pendukung Mursy menggelar aksi protes selama enam pekan terakhir.

Sehari pasca pembantaian siang hari jalanan Darrosah-District 7 terlihat sangat sepi dan masih mencekam.

15 tank militer masih bersiaga di jalan samping asrama mahasiswa Al Azhar, District6, Kairo.

Terlihat 5 bangkai mobil aparat yang hancur terbakar di beberapa ruas jalan raya.

Bekas-bekas bentrokan seperti batu-batu berserakan di sepanjang jalan, juga tiang-tiang lampu penerangan tumbang melintang di jalanan.

Di beberapa tempat terlihat pasukan bersenjata lengkap dengan rompi anti peluru menggeledah para penumpang angkutan umum dan mobil pribadi. Termasuk koresponden hidayatullah.com di Kairo, Rizqi Utama

Mahasiswa Al Azhar asal Indonesia ini dimintai Paspor saat penggeledahan dalam Bus jurusan Darrosah-District7 yang dia tumpangi.*

Meski demikian, situasi ini tidak membuat rakyat mesir diam dan ketakutan.

Diperkirakan 500 ribu masyarakat Mesir berbondong-bindong turun ke jalan selepas shalat Jumat siang di Kairo guna mengikuti panggilan Ketua Persatuan Ulama Dunia, Syeikh Dr Yusuf al-Qaradhawi yang sebelumnya mengeluarkan anjuta hari Jumat ini sebagai ‘Hari Jumat Kemarahan” (Jum’at Ghadab).

Jamaah dari 28 masjid di Kota Kairo, serempak berdemosntrasi menuju lapangan Ramsis, Kairo, menentang kudeta pemerintahan militer yang dikomandani Jendral Abdul Fattah Al-Sisi.*/Rizki Utama, Mesir

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ikhwanul Musliminjumat ghadabkorban tewasMenkes Mesir
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kutuk Pembantaian, WISDOM Desak AS Seret Al Sisi ke Mahkamah Internasional
Tulisan selanjutnya Mesir Dinilai Kunci Penting Kemenangan Islam di Bumi Syam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?