Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

10 Perusahaan Amerika Ini Raup Untung Besar dari Militer Mesir

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 Agustus 2013 05:26 5:26 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Agustus 2013 05:26
Bagikan
perusahaan Amerika, kudeta Mesir
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemerintah Amerika Serikat (AS) memberikan Mesir US$1,3 miliar setiap tahunnya. Mesir kemudian menggunakan dana ini untuk membeli senjata dari perusahaan-perusahaan Amerika.

Global Post memberitakan, sangat ironis karena Presiden AS Barack Obama meminta pemerintah Mesir untuk menghentikan pertumpahan darah namun bersamaan dengan itu terus memberikan bantuan militer sebesar US$1,3 miliar setiap tahunnya. Selama berpuluh-puluh tahun, Mesir menjadi salah satu penerima bantuan militer terbesar dari AS. Mesir menerima berbagai macam dari AS, seperti F-16 sampai granat gas air mata.

Berikut ini sepuluh perusahaan AS yang terlibat dalam kontrak bantuan militer ke Mesir pada periode 2009-2011. Data dirangkum dari The Institute for Southern Studies.

1. Lockheed Martin
Nilai kontrak: US$259 juta
Pada 2010, Lockheed Martin memasok 20 unit pesawat tempur F-16 kepada Mesir dan sistem sensor penglihatan malam hari untuk helikopter Apache. Lockheed Martin merupakan perusahaan yang meraup keuntungan terbesar dari kontrak dengan pemerintah AS. Pada 2008 keuntungannya tercatat US$36 miliar. Lockheed Martin adalah salah satu kontraktor pertahanan terbesar di dunia. Sekitar 74% pendapatannya berasal dari penjualan militer.

2. DRS Technologies
Nilai kontrak: US$65,7 juta
Militer AS mengontrak perusahaan pelayanan militer milik Itali yang beroperasi di AS ini untuk memasok kendaraan, perangkat pengawasan dan perlengkapan lainnya ke Mesir pada Desember 2010.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

3. L-3 Communication Ocean Systems
Nilai kontrak: US$31,3 juta
Perusahaan ini memasok sistem sonar dan peralatan pencitraan militer senilai US$24,7 juta kepada pemerintah Mesir.

4. Deloitte Consulting
Nilai kontrak: US$28,1 juta
Deloitte yang merupakan perusahaan pelayanan profesional terbesar ke dua di dunia, memenangkan kontrak sebesar US$28,1 juta untuk membuat perencanaan pada program pesawat udara Mesir.

5. Boeing
Nilai kontrak: US$22,8 juta
Sebagian besar orang mengenal Boeing sebagai produsen pesawat komersial. Perusahaan ini ternyata juga merupakan kontraktor pertahanan terbesar ke dua di dunia. Boeing memenangi kontrak senilai US$22,5 juta pada 2010 untuk memasok sepuluh unit helikopter Apache kepada Mesir.  Perusahaan ini juga mendapatkan kontrak untuk memasok logistik ke Mesir.

6. Raytheon
Nilai kontrak: US$31,6 juta
Perusahaan rudal terbesar di dunia ini memberikan Mesir dan Turki 178 rudal penyengat, sistem peluncur rudal dan 264 bulan bantuan pelayanan teknis untuk sistem rudal Hawk.

7. AgustaWestland
Nilai kontrak: US$17,3 juta
AgustaWestland yang juga dimiliki oleh perusahaan Itali yang mengoperasikan DRS Technologies ini, mendapatkan kontrak untuk memasok layanan perawatan helikopter untuk pemerintah Mesir.

8. US Motor Works
Nilai kontrak: US$14,5 juta
US Motor Works mendapatkan kontrak senilai US$14,5 juta pada 2009 untuk memasok mesin dan suku cadang kepada Angkatan Bersenjata Mesir.

9. Goodrich Corp.
Nilai kontrak: US$10,8 juta?Angkatan udara AS dan Goodrich mendapatkan kontrak senilai US$10,8 juta untuk memasok sistem mata-mata pada pesawat tempur F-16 yang digunakan Angkatan Udara Mesir.

10. Columbia Group
Nilai kontrak: US$10,6 juta?Columbia Group mendapatkan kontrak senilai US$10,6 juta untuk memasok sistem kendaraan tak berawak kepada Angkatan Laut Mesir. Kontrak ini juga termasuk penyediaan pelatihan teknikal.*/Sahabat Al-Aqsha

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Mesir dana membeli senjataPemerintah Amerika Serikat (AS)
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Peak Gold, Harga Emas dan Sirkulasinya
Tulisan selanjutnya Ormas Islam Tolak Kehadiran Dubes AS, Suriah dan Mesir di Solo

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?