Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amerika Mulai Pertimbangkan Serang Suriah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 24 Agustus 2013 07:38 7:38 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 Agustus 2013 07:38
Bagikan
Pentagon hari Kamis memperbarui daftar target potensial untuk serangan udara di Suriah
Bagikan

Hidayatullah.com–Amerika Serikat (AS) mulai mengasah opsi serangan militer ke Suriah. AS juga mengawali upaya diplomatik internasional untuk merespons tuduhan bahwa pemerintah Suriah melakukan serangan senjata kimia, demikian dikutip The Wall Street Journal edisi Indonesia, Jumat, (23/08/2013).

Pejabat Pentagon pada Kamis memperbarui daftar target potensial untuk serangan udara di Suriah. Sasaran nantinya mencakup kantor pemerintah Suriah serta pangkalan militer. Menurut para pejabat itu, daftar target tersebut adalah bagian dari upaya bersiap-siap seandainya Presiden AS Barack Obama memutuskan bertindak, menyusul serangan senjata kimia terburuk dalam lebih dari dua puluh tahun belakangan.

Bersamaan dengan persiapan Pentagon, Menteri Luar Negeri (Menlu) AS John Kerry menghubungi beberapa koleganya, termasuk Menlu Prancis Laurent Fabius serta Menlu Turki, Yordania, dan Uni Eropa. Kerry juga tak lupa menghubungi Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ban Ki-moon.

Di Suriah, pemerintah yang dipimpin Presiden Bashar al-Assad membantah tudingan yang menyebut mereka telah menggunakan senjata kimia atas rakyatnya sendiri. Bantahan ini diperkuat pernyataan pemerintah Iran dan Rusia, sekutu terdekat Suriah. Pemerintah kedua negara itu menegaskan musuh internasional Assad berkonspirasi terhadap sang Presiden.

Di lain kubu, Washington mengaku sudah melihat “indikasi kuat” atas penggunaan senjata kimia. Namun, Amerika mengaku butuh upaya tambahan untuk kepentingan evaluasi serta pengumpulan bukti-bukti lanjutan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ban Ki-moon telah meminta Assad mengizinkan PBB menyelidiki dugaan penggunaan senjata kimia di Suriah. Namun, pihak rezim tak memberi sinyal akan menyetujui permohonan inspeksi tersebut. Rezim Assad bahkan terus menekan pemberontak lewat serangan di sejumlah kota sekitar Damaskus, lokasi serangan senjata kimia itu. Pemakaian senjata kimia pada Rabu lalu itu telah menewaskan lebih dari 1.100 warga sipil.

Sejumlah pejabat Pentagon yang mengungkap pembaruan daftar target Suriah menekankan bahwa upaya AS bukan untuk menggulingkan rezim Suriah. Sebaliknya, tindakan militer dilakukan untuk menghukum Assad, jika ditemukan bukti kuat bahwa pemerintahannya mendalangi serangan gas beracun.

Pilihan serangan AS ini layaknya peringatan bagi Assad dan para pendukungnya. Belum jelas apakah Obama bakal siap mengerahkan opsi militer. Bagaimanapun, sejak semula ia telah menolak terlibat secara militer dalam konflik Suriah.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bashar al asaadKrisis Suriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penelitian: Omega 3 Bantu Turunkan Tindak Kriminal
Tulisan selanjutnya Amien Rais: Bangsa Kita Jadi Jongos di Negeri Sendiri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

Berita
3 September 2026 10:23
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?