Hidayatullah.com—Menteri Dalam Negeri Chaudry Nisar Ali Khan hari Sabtu (2/11/2013) mengecam Amerika Serikat atas pembunuhan pemimpin Taliban Pakistan Hakimullah Mehsud lewat serangan pesawat tanpa awak pada hari Jumat.
Khan menyebut serangan drone tersebut sebagai “serangan terhadap perdamaian kawasan oleh Amerika Serikat” dan mengatakan bahwa AS mempertaruhkan pembicaraan damai dengan Taliban yang telah dijadwalkan sebelumnya.
“Pemerintah Pakistan tidak melihat serangan drone ini sebagai serangan terhadap seorang individu, melainkan serangan atas proses perdamaian (…) keseluruhan perspektif hubungan Pakistan-AS dan kerjasama yang akan dibicarakan,” kata Khan kepada wartawan dikutip Euronews.
Banyak komandan Taliban Pakistan yang mengatakan mereka ingin agar orang kedua dalam komando, Khan Said, menggantikan posisi Mehsud. Said yang juga dikenal sebagai Sajna diyakini sebagai otak dibalik serangan atas sebuah penjara di baratlaut Pakistan, yang melarikan hampir 400 tahanan di tahun 2012, serta sebuah serangan besar atas pangkalan laut Pakistan.
Mehsud dikebumikan pada hari Sabtu di tengah kegelapan malam. Dia mengambil alih kepemimpinan Taliban Pakistan pada tahun 2009 setelah serangan drone AS menewaskan pendahulunya.*