Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Uni Emirat akan Larang Minuman Soda Berukuran Besar

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Desember 2013 14:03 2:03 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Desember 2013 14:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Uni Emirat Arab berencana melarang penjualan minuman ringan manis bersoda dalam kemasan besar guna memerangi masalah obesitas di negeri itu.

Sejumlah langkah telah dirancang untuk menggalakkan gaya hidup sehat dalam pertemuan yang dihadiri pejabat pemerintahan, lapor kantor berita pemerintah WAM, lansir Al-Arabiya (10/12/2013).

Di antara kebijakan yang akan diambil antara lain membatasi besaran minuman manis bersoda yang dijual ke publik, mengontrol iklan produk makanan tidak sehat dan memasang keterangan jumlah kalori dalam kemasan produk-produk makanan.

Tidak jelas kapan larangan penjualan minuman bersoda dalam kemasan besar itu akan diberlakukan, begitu pula dengan batas ukuran maksimalnya.

Uni Emirat Arab merupakan negara tergemuk ke-5 tertinggi di dunia, berdasarkan laporan jurnal BMC Public Health 2012. Menurut International Diabetes Federation, lebih dari 745.000 orang di Uni Emirat Arab mengidap diabetes.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Ini merupakan tindakan yang bagus dari pemerintah,” kata Caroline Kamil, pakar gizi yang berbasis di Dubai kepada Al-Arabiya.

“Bahkan dalam gelas ukuran kecil dari minuman ringan itu mengandung gula sebanyak 8 sendok,” kata Kamil, seraya memperingatkan bahaya pemanis makanan.

Perusahaan produsen minuman ringan tentu saja tidak terima produknya disalahkan atas obesitas yang banyak dialami orang saat ini.

Antoine Tayyar, direktur humas Coca-Cola untuk wilayah Timur Tengah, bersikukuh mengatakan bahwa minumam ringan berkarbonasi bukan satu-satunya biang obesitas dan orang harus menjalani gaya hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan seimbang.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bos Implan Payudara Divonis 4 Tahun Penjara
Tulisan selanjutnya Rindu Pak Harto, Masyarakat Kecewa dengan Pemerintah Berkuasa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?