Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Suriah Gagal Serahkan Senjata Kimia Sesuai Jadwal

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Januari 2014 18:12 6:12 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Januari 2014 18:11
Bagikan
Seorang personel militer Norwegia mengamati kapal Taiko yang batal mengangkut senjata kimia dari Suriah (29/12/2013).
Bagikan

Hidayatullah.com—Dua kapal pengawal Skandinavia yang menunggu muatan senjata-senjata kimia Suriah yang akan dimusnahkan telah kembali ke Siprus dengan tangan kosong.

Dilansir Euronews (1/1/2014), reim Damaskus setuju untuk menyerahkan sebagian senjaa kimianya yang paling beracun untuk dimusnahkan lewat pelabuhan di Latakia pada 31 Desember 2013, tetapi janji itu tidak dipenuhi.

Sebelumnya para pejabat dari Organisation for the Prohibition of Chemical Weapons (OPCW), yang ditugaskan untuk melakukan pemusnahan senjata-senjata kimia Suriah, telah memperkirakan bahwa rezim Damaskus tidak akan memenuhi tengat waktu yang diberikan.

Menurut jurubicara OPCW Christian Chartier kendala yang menyebabkan pemerintah Damaskus gagal memenuhi tengat waktu penyerahan senjata kimia pada 31 Desember itu antara lain karena cuaca yang buruk di sebagian wilayah Suriah dan kondisi keamanan yang rawan.

Hari terakhir di tahun 2013 itu seharusnya menjadi pencapaian pertama dari kesepakatan pemusnahan senjata kimia Suriah sebelum pertengahan tahun 2014 yang dijembatani oleh Amerika Serikat dan Rusia.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menyusul kecaman internasional atas serangan mematikan senjata kimia pada 21 Agustus 2013, rezim Bashar Al-Assad setuju untuk menunjukkan tempat pembuatan senjata-senjata kimianya dan menyerahkan ke OPCW untuk kemudian dimusnahkan. Sebagai imbalannya, Amerika Serikat tidak akan melancarkan serangan militer ke wilayah Suriah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemuda Saudi Kampanye ‘Jangan Mau Jadi Tawanan Ponsel’
Tulisan selanjutnya Meskipun Ditentang Warga, Museum Yahudi Irlandia Tetap Diperluas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

Berita
21 Juli 2026 10:00
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?