Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kongres Uighurs Menutut Penyelidikan Independen atas Penembakan 8 Orang di Xinjiang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Januari 2014 22:59 10:59 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Januari 2014 22:59
Bagikan
Pasukan paramiliter China di Urumqi, wilayah otonomi Uighur di Xinjiang.
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah kelompok orang-orang Uighur di pengasingan hari Selasa (31/12/2013) mendesak pemerintah China memperbolehkan penyelidikan independen atas bentrokan di Xinjiang, dimana 8 “penyerang” ditembak mati oeh polisi dalam peristiwa mematikan di daerah Muslim tersebut.

Pemerintah daerah Xinjiang harus “sepenuhnya membuka semua informasi” tentang kekerasan hari Senin (30/12/2013) dan memperbolehkan penyelidikan independen dilakukan oleh lembaga-lembaga internasional,” kata Kongres Uighur Dunia dalam pernyataannya.

Organisasi orang-orang Uighur yang berbasis di Jerman itu juga meminta pemerintah Beijing membuka daerah Shache bagi media-media dan perwakilan dari pemerintah asing sehingga ada transparansi dalam narasi tentang peristiwa tersebut.

Daerah tempat terjadinya penembakan oleh aparat China itu terletak sekitar 200 kilometer arah tenggara Kashgar, yang dalam bahasa Uighur dikenal dengan Yarkand.

Otoritas China mengatakan, serangan atas sebuah kantor polisi itu adalah “serangan teroris yang direncanakan” oleh teroris yang berjumlah 9 orang yang bersenjata pisau dan alat peledak, lansir kantor berita pemerintah Xinhua yang dikutip AFP.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Salah seorang dari “penyerang” itu berhasil ditangkap. Polisi menyita 25 bahan peledak dan 9 pisau dari lokasi kejadian.

Mengutip keterangan polisi Xinjiang, Xinhua melaporkan bahwa kelompok itu dipimpin oleh dua tokoh Uighur bernama Usman Barat dan Abdulgheni Abdulkhadir.

Kongres Uighur Dunia mengatakan peristiwa penembakan atas 8 orang tersebut merupakan skenario pemerintah untuk membungkam orang-orang yang menentangnya, lewat pembunuhan orang Uighur dengan dalih memerangi terorisme.

“Peristiwa ini menunjukkan tren kekerasan yang disponsori oleh negara guna memadamkan perlawanan Uighur, dimana penguasa mengabaikan proses hukum, menembak dan membunuh Uighur, melabeli mereka sebagai teroris, dan kemudian menggunakan kontraterorisme untuk menjustifikasi pembunuhan yang melanggar hukum,” kata Rebiye Kadeer, presiden Kongres Uighur Dunia dalam pernyataannya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ACT Diundang dalam acara Anniversary of The National Day Qatar
Tulisan selanjutnya Tahun Baru, Penjualan Kondom Naik di Berbagai Kota

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Berita
20 Juli 2026 17:00
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?