Hidayatullah.com—Bagi sebagian kalangan perayaan Tahun Baru 2014 dirayakan dengan beragam cara. Namun yang pasti tidak ketinggalan adalah meningkatnya kegiatan maksiat. Indikasinya adalah naiknya penjualan minuman keras (Miras) dan kondom.
Menjelang pergantian tahun, banyak kalangan anak baru gede (ABG) membanjiri minimarket dan apotek guna mencari kondom dan minuman beralkohol.
Sebagaimana dituturkan seorang petugas salah satu apotek di Jl. Ahmad Yani, Pabelan, Sukoharjo, Olivia. Menurutnya ada peningkatan pembelian kondom sebesar 100 persen menjelang pergantian tahun.
“Hari biasa biasanya terjual 10 buah, tapi hari ini bisa sampai 20 buah. Nanti biasanya akan meningkat lagi setelah jam 24.00 WIB,” terangnya dikutip Solopos Selasa (31/12/2013), tepatnya pada malam pergantian tahun.
Olivia menjelaskan setiap pergantian tahun terjadi peningkatan pembelian kondom di apotek tempatnya bekerja.
Di apotek lain, terjadi hal yang serupa. Heri, salah satu penjaga di apotek yang juga berada di Jl. Ahmad Yani, Pabelan, mengatakan pembelian kondom meningkat 10 persen sebelum pergantian tahun tiba.
“Nanti ramainya setelah jam 23.00 WIB,” terang Heri. Ia memprediksi waktu pembeli ramai berdatangan karena peningkatan pembelian kondom terjadi setiap pergantian tahun. “Setiap tahun ya seperti ini,” terang Heri.
Tidak hanya kondom, minuman beralkohol pun menjadi incaran ketika perayaan pergantian tahun. Penjaga minimarket di Jl. MT Haryono, Manahan, Didi, mengatakan pembelian minuman beralkohol meningkat pada malam pergantian tahun.
“Ramai sejak jam 23.00 WIB sampai sekarang [pukul 02.00 WIB],” ujarnya.
Penjualan alat kontrasepsi kondom, juga laris manis di Palopo, Sulsel.
Pada hari-hari biasa, paling banter laku 5 kotak kondom. Namun, beberapa malam ini bisa terjual 25 kotak dalam semalam.
“Normalnya lima kotak. Terakhir ini naik hingga 20-25 kotak setiap malam,” tutur salah seorang penjual di sebuah apotek di Kota Palopo, seperti diberitakan Fajar online (Grup JPNN).
Hal sama juga terjadi di Jogjakarta. Di beberapa apotek dan toko modern di sekitar Jalan Kaliurang ramai diserbu warga yang mencari kondom. Kebanyakan pembelinya adalah kalangan usia produktif.
“Mereka masih terlihat muda, usia muda produktif,” terang Rina, seorang pegawai apotek yang berada di sekitar Jalan Kaliurang dikutip Tribun.
Menurt Rina, kebanyakan pembeli, setelah membeli kondom dari apoteknya, mereka pergi ke arah utara menuju Kaliurang.*