Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Korban Sipil Iraq Meningkat Selama Tahun 2013

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 4 Januari 2014 00:19 12:19 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Januari 2014 00:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kondisi keamanan di Iraq memburuk tahun lalu dengan jumlah korban tewas sipil melebihi dua kali lipat hingga mendekati 9.500 jiwa. Jumlah korban tewas itu adalah yang terburuk dalam lima tahun terakhir.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Lembaga pemantau non pemerintah Inggris, Iraq Body Count (IBC) mengungkapkan 9.475 warga Iraq tewas dalam kekerasan, termasuk serangan bom dan penyergapan tahun 2013. Angka itu 4.900 lebih banyak dari tahun sebelumnya. Demikian dikutip NHK, Kamis (02/01/2014).

IBC itu menyebutkan alasan memburuknya kondisi di sana adalah pertikaian sekte. Pihaknya mengatakan kelompok Sunni menjadi frustrasi terhadap dominasi pemerintahan yang dikuasai Syiah-Iran.  

LSM itu juga mengatakan perang saudara di negara tetangga Suriah memperburuk kondisi di Iraq.  

Pemerintah Iraq gagal memperbaiki keamanan sejak pasukan Amerika Serikat ditarik keluar dari negara itu dua tahun lalu. Kondisi yang memburuk itu telah menghambat pemulihan kemasyarakatan dan perekonomian Iraq.

Terburuk

Sebelumnya, Amnesty International hari Senin (11/03/2013) dikutip Deutsche Welle, mengeluarkan laporan tentang situasi hak asasi manusia di Iraq 10 tahun pasca pendudukan Amerika dan sekutunya.

Laporan berjudul ”Dekade Pelanggaran Hak Asasi Manusia” itu disusun berkaitan dengan invasi Amerika Serikat, yang dimulai 20 Maret 2003.

Kesimpulan Carsten Jürgensen, pengamat Iraq dari Amnesty Internasional Baik pemerintah Iraq maupun penguasa pendudukan tidak memperhatikan standar-standar hak asasi.  

Laporan kondisi HAM di Iraq setebal 100 halaman itu memuat berbagai contoh kasus, bagaimana aparat Iraq melanggar hak asasi dan prinsip hukum. Penyiksaan, serangan terhadap warga sipil, proses pengadilan yang tidak adil adalah peristiwa sehari-hari, demikian Amnesty International.

Menurut Amnesty International, selain mengalami siksaan, para tahaanan juga mendapat ancaman bahwa keluarga mereka akan ditangkap atau saudara perempuan mereka akan diperkosa. Banyak terdakwa yang membuat pengakuan di bawah penyiksaan lalu dijatuhi hukuman mati.

Tahun 2012, Iraq melaksanakan 129 hukuman mati. Dengan demikian, semenjak di bawah dominasi Syiah, Iraq menjadi salah satu negara yang paling sering mengeksekusi hukuman mati.

Tidak hanya aparat keamanan Iraq yang melakukan pelanggaran HAM. Laporan Amnesty International juga melaporkan pelanggaran HAM yang dilakukan tentara Amerika Serikat dan Inggris. *

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:iraq
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wakil PM Turki Minta Pejabat Pemerintah Berhenti Twitter-an
Tulisan selanjutnya Roket Al-Qassam makin Resahkan Keamanan Zionis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?