Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kerusuhan Terbaru di Myanmar, 30 Warga Rohingya Tewas

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 24 Januari 2014 16:26 4:26 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 24 Januari 2014 16:26
Bagikan
Insiden terbaru dilaporkan dipicu oleh berita tentang seorang polisi yang hilang.
Bagikan

Hidayatullah.com–Sedikitnya 30 warga Islam Rohingya tewas dalan bentrokan di negara bagian Rakhine, Myanmar. Hal itu disampaikan dua pekerja bantuan internasional, sebagaimana diberitakan BBC, Kamis (23/1/2014).

Kedua pekerja yang mendapat akses ke kawasan konflik itu, mengatakan, menemukan bukti-bukti tentang pembunuhan massal.

Kelompok hak asasi manusia, Fortify Rights, mengatakan, rangkaian serangan kekerasan itu berlangsung selama lima hari.

Pemerintah Myanmar dan pejabat setempat membantah keras pembunuhan massal tersebut.

Berita tentang pembunuhan massal ini muncul setelah maraknya bentrokan antara warga Rohingya dan polisi di Maungdaw bulan lalu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ketegangan semakin meningkat setelah seorang polisi dilaporkan hilang dan diduga dibunuh.

Laporan-laporan menyebutkan, umat Buddha yang mendapat bantuan polisi melakukan aksi balas dendam di desa Du Char Yar Tan dan sekitarnya.

Kepala bantuan kemanusiaan PBB, Valerie Amos, sudah mendesak pemerintah Myanmar untuk mengizinkan pekerja bantuan memasuki Rakhine dan meminta penyelidikan yang independen atas dugaan itu.

Sedikitnya 200 orang meninggal dan puluhan ribu mengungsi akibat kekerasan antara umat Buddha dan Islam di negara bagian Rakhine sejak tahun 2012.

Etnis Rohingya yang beragama Islam tidak dianggap pemerintah sebagai warga negara dan banyak dari mereka yang mengungsi, antara lain ke Malaysia, Indonesia, maupun Bangladesh.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Punya Uang, Si Bengal Justin Bieber Keluar Tahanan
Tulisan selanjutnya Shalat Jum’at Pertama di Pengungsian Kampung Pulo

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

Berita
3 September 2026 09:53
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?