Hidayatullah.com—Menyusul perjanjian sementara terkait masalah nuklir Iran, Amerika Serikat telah mengizinkan transfer uang senilai $550 juta dari pendapatan minyak Iran yang dibekukan selama sanksi ekonomi diterapkan
Departemen Keuangan Amerika Serikat mengumumkan transaksi itu sehari setelah Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif bertemu dengan Menteri Luar Negeri AS John Kerry.
Zarif menggelar konferensi pers di Berlin pada saat kesepakatan transfer uang itu disepakati, lansir Euronews Senin (3/2/2014).
Dalam kesempatan itu dia mengatakan bahwa Iran menjamin tidak akan memproduksi senjata nuklir. Dan garansinya adalah bukan pada limitasi potensi nuklir Iran, melainkan pada pembangunan kerjasama yang terlalu bodoh apabila diakhiri.
Berdasarkan kesepakatan sementara yang dengan Dewan Keamanan PBB dan Jerman yang dimotori Amerika Serikat, Iran setuju untuk menghentikan aktivitasnya melakukan pengayaan uranium lebih dari 20%. Persediaan uranium yang ada saat ini akan dimusnahkan dan Iran selanjutnya hanya melakukan pengayaan uranium dalam level rendah.
Sebagai imbalannya, berbagai macam sanksi yang dijatuhkan pada negara Syiah itu akan dicabut.
Dalam waktu 6 bulan Amerika Serikat dan Uni Eropa akan melakukan delapan kali transfer dengan total $4,2 milyar dari aset-aset Iran yang dibekukan.
Tahap pertama sudah dimulai pada 31 Januari dan akan tuntas dalam beberapa ke depan. Transfer difasilitasi oleh Amerika. Meskipun demikian tidak ada bank Amerika yang dilaporkan terlibat dalam proses transfer uang ke Iran itu.*