Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dukung Palestina, Sally Rooney Tolak Bukunya Diterjemahkan ke Bahasa Ibrani

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 13 Oktober 2021 11:05 11:05 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 13 Oktober 2021 12:00
Bagikan
Sally Rooney
Bagikan

Hidayatullah.com — Penulis berdarah Irlandia, Sally Rooney, menolak tawaran perusahaan penerbit ‘Israel’ untuk menerjemahkan novel terbarunya ke dalam bahasa Ibrani. Hal itu menunjukkan sikapnya dalam konflik Palestina-Israel, lansir Al Jazeera, Selasa (12/10/2021).

Rooney, 31 tahun, mengatakan bahwa keputusannya menolak tawaran Modan untuk hak menerjemahkan, Beautiful World, Where Are You, di ambil untuk mendukung gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) rakyat Palestina.

BDS menyerukan boikot budaya, ekonomi dan akademik penuh terhadap ‘Israel’ karena penindasannya terhadap hak-hak Palestina.

“Untuk saat ini, saya memilih untuk tidak menjual hak terjemahan ini ke penerbit yang berbasis di ‘Israel’,” kata Rooney.

“Saya mengerti bahwa tidak semua orang akan setuju dengan keputusan saya, tetapi saya hanya merasa tidak tepat bagi saya dalam situasi saat ini untuk menerima kontrak baru dengan perusahaan ‘Israel’ yang tidak secara terbuka menjauhkan diri dari apartheid dan mendukung hak-hak rakyat Palestina yang ditetapkan PBB.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sally Rooney mengutip laporan kelompok HAM yang mengungkap “sistem dominasi rasial Israel dan segregasi terhadap Palestina” sebagai faktor pendorong dalam keputusannya.

Ia tidak keberatan bukunya di terjemahkan ke dalam bahasa Ibrani, namun itu harus sejalan dengan pedoman BDS.

“Hak terjemahan bahasa Ibrani untuk novel baru saya masih tersedia. Dan jika saya dapat menemukan cara untuk menjual hak ini yang sesuai dengan pedoman boikot institusional gerakan BDS, saya akan sangat senang dan bangga melakukannya,” jelasnya.

Dua novel yang ia tulis – Normal People dan Conversations with Friends – membuatnya “sangat bangga” karena di terjemahkan ke dalam bahasa Ibrani.

‘Tidak ada Bisnis seperti Biasa’

Gerakan pendukung Palestina menyambut baik langkah penulis Irlandia ini.

“Sudah sepantasnya tidak ada bisnis dengan negara dan institusi apartheid yang terlibat di dalamnya,” kata Kampanye Palestina untuk Boikot Akademik & Budaya Israel (PACBI) dalam unggahannya di Twitter.

Hil Aked, peneliti dan aktivis, menyebut langkah Rooney “tindakan solidaritas yang berprinsip”.

“Dia bergabung dengan sederet tokoh budaya yang semakin banyak untuk menunjukkan dukungna terhadap kebebasan, keadilan, dan kesetaraan Palestina,” ujarnya.

“Meskipun ‘Israel’ – dan banyak pemerintah lainnya – berusaha untuk menekan gerakan BDS, gerakan itu terus berkembang”.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:apartheidBoikot Divestasi dan Sanksipalestinapenulis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MPR Dorong Kasus Pemerkosaan Anak di Luwu Timur Dibuka Kembali
Tulisan selanjutnya RUU Larangan Minuman Beralkohol Ditargetkan Selesai Akhir Tahun 2021

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?