Hidayatullah.com–Jaringan toko farmasi CVS Caremark, yang memiliki lebih dari 7.100 toko, hari Rabu (5/2/2014) mengatakan, rokok dan produk tembakau tidak punya tempat di outletnya. Jaringan itu berusaha menjadi lebih sebagai penyedia layanan kesehatan.
Jaringan dengan omzet penjualan tahunan sebesar 56 miliar dolar itu mengatakan, mengakhiri penjualan tembakau akan mengurangi pendapatan tahunannya sebesar 2 miliar dolar.
Presiden Barack Obama mengatakan, larangan penjualan tembakau di jaringan toko itu “memberikan contoh kuat” dan ikut memajukan upaya pemerintahannya untuk mengurangi kematian terkait tembakau, kanker, dan penyakit jantung.
Dia mengatakan, tindakan perusahaan itu akan “berdampak sangat positif pada kesehatan negara kita.”
Penelitian menunjukkan, sebagaimana dilaporkan VOA, hampir 44 juta orang dewasa Amerika merokok secara teratur. Angka ini lebih rendah daripada di banyak negara lain, tetapi umumnya tidak berubah, bahkan setelah kampanye anti-merokok bertahun-tahun yang dilakukan oleh pemerintah.
Para pejabat Amerika mengatakan, merokok mengakibatkan lebih dari 440.000 kematian setiap tahunnya di Amerika.*