Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kelompok Bersenjata New IRA Mengaku Membunuh Jurnalis Irlandia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 April 2019 18:41 6:41 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 April 2019 05:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Polisi mengatakan bahwa mereka sudah menangkap seorang wanita berusia 57 tahun dengan menggunakan undang-undang terorisme, setelah kelompok bersenjata New IRA mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan jurnalis Lyra McKee.

Penangkapan dilakukan sehari stelah polisi melepaskan dua pria tanpa tuduhan apapun dan beberapa jam setelah kelompok bersenjata New IRA mengaku salah seorang anggotanya menembak mati McKee di kota Londonderry (Derry) hari Kamis (18/4/2019), lapor koran The Irish News seperti dilansir DW Selasa (23/4/2019).

McKee berdiri dekat sejumlah petugas kepolisian ketika para disiden dari kalangan pro-kemerdekaan Irlandia bentrok dengan polisi di distrik Creggan di Londonderry, Irlandia Utara.

Dalam pernyataannya New IRA mengatakan bahwa kematian Lyra McKee merupakan kejadian tragis yang terjadi ketika mereka sedang beraksi melakukan serangan terhadap musuh, sementara jurnalis itu berdiri dekat dengan pasukan musuh.

“IRA mengutarakan permintaan maaf dengan sepenuh hati kepada para mitra, keluarga dan teman-teman Lyra McKee atas kematiannya,” kata New IRA.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kelompok New IRA, yang dibentuk pada tahun 2012, menuding polisi memprovokasi mereka sehingga terjadi kerusuhan sebelum terjadi serangan bersenjata di mana McKee menemui ajalnya.

Kelompok itu menolak kesepakatan Good riday 1998, yang mengakhiri tiga dekade konklik sektarian di Irlandia Utara yang menewaskan lebih dari 3.600 orang.

New IRA (New Irish Republican Army) merupakan kelanjutan dari kelompok IRA, yang dikenal sebagai tentara pembebasan Irlandia Utara. Pemerintah London menyebut IRA sebagai kelompok teroris yang ingin memerdekakan wilayah Irlandia Utara dari Kerajaan Inggris Raya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Negara-Negara Arab Gabung Proyek Jalur Sutra China
Tulisan selanjutnya universitas prancis Prancis Naikkan Uang Kuliah Mahasiswa Non-Uni Eropa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?