Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mesir Nyatakan Anshar Baitul Maqdis Sebagai Organisasi Teroris

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 April 2014 08:34 8:34 am
Ama Farah
Dipublikasikan 15 April 2014 08:33
Bagikan
Mobil-mobil terbakar akibat serangan bom di Mansura Selasa (24/12/2013) dini hari.
Bagikan

Hidayatullah.com—Pengadilan di Mesir khusus masalah-masalah penting dan mendesak secara resmi menetapkan Anshar Baitul Maqdis sebagai sebuah organisasi teroris.

Dilansir Ahram Online Senin (14/4/2014), berkas hukum berisi tuntutan agar kelompok itu dinyatakan terlarang diajukan oleh pengacara bernama Ahmad Soliman.

Sebelumnya, pekan lalu Departemen Luar Negeri Amerika Serikat telah mengumumkan bahwa kelompok tersebut dimasukkan ke dalam daftar organisasi teroris asing.

Anshar Baitul Maqdis muncul saat terjadi gerakan rakyat menentang rezim diktator Husni Mubarak pada Januari 2011.

Berbasis di Semenanjung sinai dekat dengan perbatasan Israel, operasi yang dilakukan kelompok itu meningkat secara drastis pasca digulingkannya Muhammad Mursy yang berlatar belakang Al-Ikhwan Al-Muslimun dari kursi kepresidenan pada 3 Juli 2013.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Serangan-serangan yang awalnya hanya berkutat di wilayah Sinai, sekarang meluas ke berbagai daerah di Mesir.

Serangan kelompok itu utamanya ditujukan kepada aparat keamanan dan fasilitas milik pemerintah. Anshar Baitul Maqdis beralasan, serangan mereka merupakan aksi balasan atas digulingkannya pemerintahan Islam pimpinan Mursy militer dan penangkapan para anggota serta pendukungnya oleh polisi.

Selain mengakui sejumlah serangan atas beberapa fasilitas keamanan milik pemerintah, Anshar Baitul Maqdis juga mengaku sebagai pelaku serangan pada bulan Februari lalu, yang menewaskan dua turis asal Korea berikut sopir bus yang ditumpanginya.

Pemerintah Kairo menuding Al-Ikhwan terlibat dalam aksi kelompok-kelompok bersenjata di Mesir atau menyewa mereka untuk melancarkan serangan terhadap aparat dan gedung pemerintah.

Jurubicara Kementerian LuarNegeri Mesir Badr Abdel-Atty mengatakan kepada Ahram Online (10/4/2014) bahwa Mesir melakukan kontak dengan sejumlah negara guna menjelaskan seriusnya situasi di negara itu.

“Kami akan memberikan semua dokumen yang diperlukan untuk membantu Mesir melawan terorisme,” kata Abdel-Atty menyambut positif keputusan Amerika Serikat yang menetapkan Anshar Baitul Maqdis sebagai kelompok teroris.

Abdel-Atty mengatakan, Mesir mengerahkan seluruh kemampuannya guna menyediakan informasi tentang hubungan kelompok-kelompok militan dengan Al-Ikhwan.

Al-Ikhwan membantah tudingan-tudingan yang mengkaitkannya dengan kelompok-kelompok tersebut dan mengecam kekerasan yang dilakukan mereka.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ketua Rabithah Ulama Syam Ingatkan Warga Indonesia tak Termakan Isu Wahabi
Tulisan selanjutnya Alfian Tanjung: Jadikan “Laskar Sosmed” untuk Ambil bagian dalam Persatuan Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?