Hidayatullah.com— Bertempat di Auditorium Fakultas Syariah dan Hukum, kota Tarim, Hari Kamis malam Jum’at (01/05/2014) berlangsung pelepasan serta wisuda purna mahasiswa di Universitas Al-Ahgaff Yaman.
Seremoni ini berlangsung sangat meriah diikuti tidak kurang seratus mahasiswa.
“Ada sekitar 100-an mahasiswa Indonesia yang tahun ini diwisuda”, ungkap Zainal saat ditemui pra acara. Acara yang dihadiri rektor, sejumlah dosen dan petinggi kampus ini, dihelat.
Acara resmi dibuka sekitar jam 20.30 KSA, kemudian pembacaan ayat suci, hadits nabawi, dilanjutkan penampilan-penampilan. Mahasiswa Indonesia menyumbangakan beberapa penampilan salah satunya ilqous syi’ir (pembacaan syi’ir.red).
Decak kekaguman saat Zusufua mahasiswa Indonesia semester 4 membacakan kisah dan syi’ir berbahasa Arab.
Dengan wisuda ini usai sudah studi mereka yang ditempuh selama 5 tahun. Kini saat untuk kembali ke tanah air, artinya Indonesia akan mendapatkan sumbangsih besar para sarjana syariah dan hukum jebolan negeri Balqis.
Menurut data Dep. Infokom, mahasiswa yang diwisuda merupakan angkatan yang ke-15.
Saat ini jumlah mahasiswa Indonesia di Al-Ahgaff mencapai 300-an lebih.
“Keistimewaan Tarim, sebagai kota ilmu dan peradaban, kalian bisa kuliah dan menimba ilmu langsung dengan para ulama’ yang sanadnya menyambung ke Rasulullah, berbeda dengan universitas yang lain,” begitu ungkap Al-Habib Abu Bakar bin Smith dalam kata sambutan.
Selain itu Prof. Dr. Al-Habib Abdullah Baharun, yang menjabat sebagai rektor dalam penutup kata sambutan, mengatakan dengan sangat bangga dan mengapresiasi HIMMAH Yaman (Himpunan Alumni Al-Ahgaff) yang menaungi tali silaturrahim para alumni Al-Ahgaff di Indonesia, dan berharap HIMMAH Yaman bisa ditiru oleh negara-negara lain.
Selain Indonesia, ada juga beberapa mahasiswa yang diwisuda pada malam itu, antara lain Somalia, Borkinafase, Kenya, Tanzania, Jeddah, dan Negara-negara asia tenggara.*/M. Abdul Muhith, Wartawan PPI Yaman