Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

PBB Masukkan Boko Haram dalam Daftar Hitam

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Mei 2014 10:32 10:32 am
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Mei 2014 09:31
Bagikan
Kelompok Boko Haram
Bagikan

Hidayatullah.com—Komite sanksi atas Al-Qaidah di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa memasukkan Boko Haram ke dalam daftar hitam, satu bulan setelah kelompok bersenjata itu menculik ratusan pelajar putri.

Presiden Nigeria, yang sebelumnya enggan meminta bantuan luar negeri untuk memerangi Boko Haram, awal pekan ini meminta agar kelompok itu diberi sanksi. Hasilnya, sekarang Boko Haram menjadi kelompok yang aset-aset internasionalnya bisa dibekukan, tidak boleh melakukan perjalanan ke luar negeri dan mendapatkan embargo senjata.

“Apa pengaruh praktisnya? Sulit dikatakan, tetapi itu merupakan langkah penting yang kita harus ambil,” kata Duta Besar Australia untuk PBB Gary Quinlan, ketua komite sanksi atas Al-Qaidah.

Quinlan menambahkan, dimasukkannya Boko Haram ke dalam daftar itu untuk “mengeringkan dukungan” kepada kelompok tersebut.

“Kami berusaha agar siapa saja yang memberikan bantuan materi kepada Boko Haram, baik dana maupun senjata, bisa berhenti, akan gentar karena mereka juga dapat dimasukkan ke dalam daftar sanksi.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB Samantha Power menyambut baik dan mendukung keputusan komite sanksi Al-Qaidah itu.

Dilansir Reuters, dalam keterangan penjelas pada daftar hitam tersebut PBB menyebutkan Boko Haram sebagai afiliasi dari Al-Qaidah dan Al-Qaidah di kawasan Maghrib (AQIM), yang menjalin hubungan dengan keduanya guna mendapatkan pelatihan dan dukungan material. Sebagai contoh, Boko Haram mendapatkan pengetahuan tentang cara membuat bom dari AQIM, sejumlah anggota Boko Haram ikut berperang bersama afiliasi Al-Qaidah di Mali tahun 2012 dan 2013 sebelum akhirnya kembali ke Nigeria.

Sementara itu di Abudja terus berlangsung aksi unjuk rasa mendesak agar Presiden Goodluck Jonathan bertindak lebih banyak untuk mengembalikan anak-anak perempuan yang diculik Boko Haram.

Hari Kamis (22/5/2014), sekitar 200 orang demonstran berjalan kaki menuju kantor kepresidenan, tetapi dihalang polisi.

“Tolong biarkan Pak Presiden tahu bahwa tidak ada satu pun dari masalah yang mengemuka ini yang sudah ditanggapi,” kata Obi Ezewesili, mantan menteri pendidikan dan eksekutif Bank Dunia.

Pada hari Kamis kemarin, banyak sekolah negeri yang diliburkan atas perintah Persatuan Guru Nigeria sebagai “hari protes” menentang penculikan para pelajar putri.

Hari Rabu (21/5/2015) Amerika Serikat mengumumkan telah menurunkan 80 personel militernya ke negara tetangga Nigeria, Chad, untuk membantu menemukan ratusan gadis yang hilang.

Nigeria juga menerima bantuan dari Inggris, Prancis dan Israel.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:PBB
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PDI, Jokowi-Jusuf Kalla dan Paham Sesat
Tulisan selanjutnya Ikamra dan GRS Pasang Badan Bela Risma Tutup Dolly

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?