Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Raja Spanyol Ingin Turun Tahta, Rakyat Tuntut Pembubaran Monarki

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Juni 2014 11:13 11:13 am
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Juni 2014 11:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kabinet pemerintah Spanyol  sedang mendiskusikan langkah Juan Carlos turun dari tahta dan menaikkan putranya Felipe ke kursi raja, sementara rakyat menuntut agar monarki dihapuskan dari negara itu.

Hari Senin (2/6/2014), Raja Juan Carlos mengumumkan niatnya mundur sebagai raja setelah duduk di tahta selama 40 tahun, lansir BBC.

Perdana Menteri Marioano Rajoy mengatakan, rapat kabinet ditujukan guna mencari jalan konstitusional untuk menurunkan Juan Carlos dan mendudukkan putranya Felipe di tahta kerajaan.

Konstitusi Kerajaan Spanyol tidak memiliki undang-undang khusus yang mengatur suksesi pemimpin kerajaan, oleh karena itu pemerintah harus menyiapkan legislasinya agar peralihan kekuasaan berjalan lancar.

Dua kekuatan utama di parlemen sudah menyatakan kesetiaannya pada kerajaan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun di jalan-jalan, pada hari Senin malam ribuan rakyat di berbagai kota besar dan kecil di Spanyol berunjuk rasa menuntut agar referendum dilakukan, guna memutuskan kelangsungan sistem monarki di negara itu.

Juan Carlos naik ke tahta Spanyol tahun 1975, setelah Jenderal Francisco Franco menjalankan kekuasaan diktator selama 36 tahun.

Juan Carlos mengubah Spanyol menjadi negara dengan sistem pemerintahan monarki parlementer. Seiring dengan waktu, posisinya lebih menonjol sebagai figur kepala negara.

Di mata masyarakat citra Felipe dan istrinya, seorang mantan penyiar televisi bernama Letizia, lebih bersih ketimbang pamor saudara perempuannya dan Juan Carlos yang lama terbelit penyelidikan kasus korupsi.

Saudara perempuan Felipe dan suaminya saat ini masih dalam prose penyelidikan berbagai kasus korupsi.

Sementara Juan Carlos melukai hati rakyatnya ketika raja, yang kini berusia 76 tahun itu, ketahuan bertamasya ke Botswana pada April 2012 di tengah krisis finansial dan ekonomi negaranya, yang hingga sekarang masih belum pulih dan menyebabkan angka pengangguran sangat tinggi.

Gambar gajah, yang menjadi ciri khas wisata safari di Botswana, menghiasi aksi demonstrasi rakyat yang menuntut referendum pembubaran monarki Spanyol.

Unjuk rasa pembubaran monarki juga dilakukan warga Spanyol diperantauan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Untuk Sehat, Butuh 7 Porsi Sayuran dan Buah Sehari
Tulisan selanjutnya Naif Tinggalkan Kesatuan, Amerika Awalnya Tak Berniat Bebaskan Bergdahl dari Taliban

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?