Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amerika Tawarkan Bantuan Selidiki Serangan di Bandara Karachi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Juni 2014 09:18 9:18 am
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Juni 2014 09:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Amerika Serikat telah menawarkan bantuan kepada Pakistan untuk menyelidiki kasus serangan atas bandara internasional di Karachi pada Ahad (8/6/2014) yang menewaskan sedikitnya 29 orang.

Tawaran itu disodorkan Amerika setelah satu hari sebelumnya anggota Taliban berpakaian petugas keamanan menyelinap masuk ke bandara tersibuk di Pakistan itu, lalu memasang bahan peledak.

Washington telah menawarkan “bantuan kepada otoritas Pakistan yang terkait untuk menyelidiki kejahatan ini,” kata jurubicara Departemen Luar Negeri Marie Harf. Meskipun demikian, Harf mengaku tidak tahu apakah tawaran itu telah diterima.

Operasi di Bandara Internasional Jinnah berlangsung hingga Senin petang (9/6/2014), beberapa jam setelah baku tembak berlangsung lewat tengah malam antara kelompok Taliban dengan petugas keamanan. Selain korban tewas, puluhan orang dikabarkan mengalami luka-luka.

Jurubicara Tahreek-e-Taliban Pakistan mengatakan bahwa serangan itu merupakan aksi balasan atas perlakuan buruk yang diterima anggota Taliban dalam penjara, serangan udara di Waziristan serta serangan drone tahun lalu yang menewaskan pemimpinnya Hakimullah Mehsud.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Lewat akun Twitter-nya kelompok itu mengatakan, “Kami harus membalas kematian ratusan wanita dan anak-anak pedalaman yang tak berdosa akibat serangan udara Pakistan. Ini baru permulaan, kami sudah membalas untuk satu, kami akan membalas untuk ratusan lainnya.”

Reporter Aljazeera di Islamabad mengatakan, pernyataan itu keluar dari kelompok Shahidullah Shahed.

Aljazeera melaporkan, para penyerang menyamar dengan berpakaian seragam petugas keamanan dan bersenjata lengkap. Mereka melemparkan granat dan menembakkan senjata otomatis ke arah teminal kargo yang menjadi sasarannya.

Pejabat Pakistan mengatakan, sedikitnya 10 orang tewas termasuk darikelompok penyerang dalam peristiwa itu.

Menurut reporter Aljazeera, para penyerang mengenakan seragam petugas keamanan bandara dan menggunakan kartu identitas palsu untuk memasuki area terminal.

Petugas keamanan memindahkan para calon penumpang ke lokasi aman dan seluruh penerbangan lokal maupun internasional ditunda. Reporter Aljazeera melihat lebih dari 60 orang terlantar di terminal utama selama berjam-jam menunggu keadaaan aman.

Rekaman gambar yang disiarkan televisi menunjukkan api besar berkobar saat ambulan-ambulan bandar melarikan korban ke tempat aman.

Kejadian itu bukan pertama kalinya dialami bandara-bandara di Pakistan. Serangan serupa pernah dialami pangkalan udara kamra di Punjab dan bandara di Peshawar.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sediakan Tempat Ibadah Sekolah Turki Dapat Poin untuk Naik Peringkat
Tulisan selanjutnya Rolls-Royce Buka Showroom di Salah Satu Negara Termiskin di Dunia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Berita
31 Agustus 2026 17:47
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?