Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Uni Eropa Setuju Misi Patroli Laut Baru Cegah Penyelundupan Senjata ke Libya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Februari 2020 19:32 7:32 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Februari 2020 19:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Negara-negara Uni Eropa setuju untuk meluncurkan misi militer baru di lepas pantai Libya guna menegakkan aturan embargo senjata PBB atas negara itu.

Pemerintah 27 negara anggota Uni Eropa masih harus merancang teks peraturannya, setelah menyetujui prinsip-prinsipnya di Brussels.

“Tujuan utamanya adalah embargo senjata,” kata Menlu Luxembourg Jean Asselborn seperti dikutip BBC Senin (17/2/2020).

Pemerintahan Libya di Tripoli yang diakui Perserikatan Bangsa-Bangsa digempur oleh pasukan pro-Jenderal Khalifa Haftar yang menguasai sebagian besar wilayah bagian timur dan selatan Libya.

Austria memimpin kelompok negara yang menentang pembaruan misi laut di lepas pantai Libya, tetapi akhirnya menerima misi baru itu dengan memberi mandat berbeda bagi Operation Shopia, yang awalnya ditugaskan untuk menghentikan geng-geng penyelundup manusia.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Operation Sophia dimulai pada tahun 2015 dan mandatnya akan berakhir Maret besok. Tahun lalu Italia menjegal rencana pengerahan kapal patroli baru, menuding mitra-mitra Uni Eropa-nya tidak memiliki rasa solidaritas, sebab negaranya –yang relatif lebih dekat dijangkau para migran dari Asia dan Afrika lewat laut– harus berjibaku dengan masalah migran irregular. Sebagian migran yang menyeberang dari Libya lewat laut berusaha mencapai Eropa dengan menjangkau pulau-pulau terluar Italia.

Sebagaimana di Suriah, banyak negara asing yang ikut campur konflik di Libya dengan mendukung kubu-kubu yang saling berperang.

Sementara pemerintah Libya di Tripoli mendapat dukungan PBB negara yang termasuk pendukung dan pemasok senjatanya adalah Turki, Qatar dan Italia. Sedangkan pasukan Jenderal Hafar mendapat sokongan dari Uni Emirat Arab, Mesir, Prancis dan Rusia.

Kepala urusan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell mengatakan Uni Eropa tidak akan dapt melakukan patroli darat di perbatasan Libya-Mesir, yang menjadi jalur suplai artileri untuk pasukan Jenderal Haftar.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Berebut Bantuan Puluhan Pengungsi Nigeria di Niger Tewas
Tulisan selanjutnya Evakuasi Coronavirus: Seribuan Penumpang dan Kru Kapal Pesiar Westerdam Mendarat di Kamboja

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?