Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Iran Kirim Pasukan Elit ke Iraq Perangi ISIS/ISIL

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 Juni 2014 16:29 4:29 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Juni 2014 15:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang pejabat senior keamanan di Baghdad mengatakan, Iran telah mengirimkan sekitar 500 anggota pasukan elitnya, Garda Nasional, untuk berperang membantu tentara pemerintah Baghdad melawan kelompok ISIS/ISIL di Provinsi Diyala.

Namun sebagaimana dilansir Al-Arabiya, Pentagon mengatakan hari Jumat (13/6/2014) bahwa pihaknya belum bisa mengkonfirmasi kabar media yang menyatakan ada kehadiran pasukan khusus Iran yang beroperasi di Iraq.

“Saya sudah melihat laporan pers soal itu … tetapi saya tidak bisa mengkonfirmasi bahwa ada pasukan khusus Iran di Iraq,” kata jurubicara militer Amerika Serikat John Kirby.

Presiden AS Barack Obama hari Jumat kemarin mengatakan, pihaknya sedang menimbang-nimbang sejumlah pilihan untuk melawan “pemberontakan Islam” di Iraq.

Sebagaimana diketahui, Amerika Serikat menyerahkan kekuasaan Iraq dari tangan Saddam Hussein kepada para politisi Syiah. Setelah tentara AS memburu dan menangkap Saddam, pemimpin Iraq itu diserahkan kepada para tokoh oposisi yang kemudian menggantung Saddam di tempat tersembunyi, dengan dihadiri tokoh-tokoh dan politisi Syiah Iraq seperti Muqtada Al-Sadr. Setelah rezim Saddam ditumbangkan, pemilu rekaya menaikkan para politisi Syiah ke pemerintahan Iraq sehingga mereka menguasai parlemen. Nuri Al-Maliki, seorang politisi Syiah, diangkat menjadi perdana menteri lewat pemilu rekayasa yang dikawal Amerika Serikat.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Obama tidak menjelaskan secara khusus opsi apa saja yang sedang dipertimbangkannya. Namun, Obama menyatakan tidak akan mengirimkan pasukan tempur lagi ke Iraq, setelah pasukannya ditarik pada 2011 usai menginvasi Iraq dan menumbangkan pemerintahan Saddam Hussein pada 2003.

Sementara itu China, salah satu investor terbesar dalam bidang perminyakan di Iraq, mengatakan bahwa mereka memantau perkembangan situasi keamanan di Iraq dana menawarkan pemerintah Baghdad bantuan apapun yang bisa diberikan Beijing.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Revolusi Iraq
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Peta Kekuatan Milisi Bersenjata di Iraq yang Berkompetisi dengan ISIS
Tulisan selanjutnya Jelang Ramadhan, Ini Tips Mudah Tahajud

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?