Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tel Aviv, Wisata Terfavorit Kaum Homo Sedunia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 Agustus 2014 12:19 12:19 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Agustus 2014 12:19
Bagikan
Tentara IDF menangis meraung-raung meratapi kematian temannya yang ditembak Izzuddin al Qassam
Bagikan

Hidayatullah.com–Sudah sejak lama Tel Aviv, Israel,  menjadi surga bagi kaum gay alias homo sedunia. Di kota itu, para pasangan gay bebas bergandengan tangan, berpelukan, bahkan berciuman di ruang publik.

Pemerintah kota Tel Aviv telah menggelontorkan dana 100.000 USD tiap tahunnya hanya untuk mempromosikan Tel Aviv sebagai destinasi wisata bagi penyuka homoseksualitas. “Kami berusaha menciptakan suasana yang terbuka, toleransi, dan pluralisme,” ujar Walikota Tel Aviv, Ron Huldai pada Associated Press (AP).

“Hidup dan biarkan hidup, ini Tel Aviv, anda bebas!” tambahnya.

Baru-baru ini, Tel Aviv membuka satu-satunya hotel di dunia yang khusus diperuntukkan bagi kaum homo. Mereka juga telah membangun klub, bar, dan resort di tengah kota, khusus memanjakan kaum homoseks ini.

“Kami sudah lama mendeteksi potensi ekonomi dari kaum gay. Mereka ini turis berkualitas. Gaya hidupnya sangat dipengaruhi trend serta mereka rela mengeluarkan dana besar itu mengikuti tren dalam komunitas mereka. Ini peluang bagi Israel” ujar Pini Shani, pejabat dalam kementrian pariwisata Israel.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun, kebijakan ini bukannya tidak menuai kecaman. Bahkan dari komunitas homoseks itu sendiri. Sarah Schulman, seorang aktivis lesbian yang juga professor di University of New York, menuduh bahwa ini cuma akal-akalan Israel untuk menutupi penindasannya terhadap rakyat Palestina.

“Peningkatan terhadap hak-hak gay telah membuat banyak orang menjadi salah pengertian. Mereka mengira bahwa kemajuan peradaban suatu bangsa hanya dinilai lewat penerimaannya terhadap hak-hak homoseksual. Padahal di sisi lain, Israel menginjak-injak hak asasi bangsa Palestina. Ini sebuah pengelabuan saja.” ujar wanita yang telah berkecimpung dalam aktivisme homoseksual seak berpuluh tahun lalu itu.

Sindiran pedas ini segera dibalas oleh James Kirchick, seorang gay yang juga editor di majalah terkenal The New Republic. “Saya pikir, cara pandang Schulman terlalu naif. Dia pasti punya agenda tersembunyi untuk menggagalkan kampanye pluralisme kita.”

Di luar perdebatan itu, pastinya, banyak pengamat meragukan niat baik Israel pada dunia luar. Meskipun mereka berusaha menampilkan diri sebagai bangsa yang majemuk serta toleran. Pasalnya, sampai detik ini, dunia masih menyaksikan kekejaman Israel terhadap rakyat Palestina di Gaza.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gayhomoseksualisraeltel avivyahudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PBB Bela tentara Zionis, Tutupi kekejaman Israel pada anak-anak yang Dibantai
Tulisan selanjutnya Tim Sukses Jokowi: dari kiri Ribka Tjiptaning Proletariyati, Megawati, Musdah Mulia,Megawati dan Rieke Dyah Pitaloka Jokowi dan Empat Program Keagamaan yang Mencemaskan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Berita
31 Agustus 2026 06:11
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?