Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Syiah Iraq Membunuh Puluhan Muslim di Dalam Masjid Bani Wais

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Agustus 2014 10:29 10:29 am
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Agustus 2014 10:29
Bagikan
Syiah Iraq.
Bagikan

Hidayatullah.com–Sedikitnya 73 orang dibunuh di dalam sebuah masjid Muslim (Sunni) Iraq di Bani Wais oleh gerombolan bersenjata Syiah di Provinsi Diyala, kata sumber-sumber medis dilansir Aljazeera.

Sebuah sumber di kepolisian mengatakan bahwa mayat-mayat korban tiba di rumah sakit kota Baquba pada hari Jumat (22/8/2014).

Rekaman gambar korban serangan tersebut kemudian muncul di YouTube, di mana mayat-mayat tampak bergelimpangan di lantai masjid, termasuk sedikitnya satu mayat anak-anak.

Reporter Aljazeera dari Arbil melaporkan bahwa menurut sumber-sumber lokal serangan itu kemungkinan merupakan serangan balasan atas sebuah bom pinggir jalan yang meledak ketika kelompok Syiah bersenjata yang sama melakukan rekruitmen anggota beberapa waktu lalu.

Dua blok Muslim (Sunni) di parlemen menghentikan rapat pembentukan pemerintahan baru Iraq sebagai bentuk protes atas serangan Syiah tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Blok yang berafiliasi dengan Jurubicara Parlemen Salim Al-Jabouri dan Wakil Perdana Menteri Saleh Al-Mutlak itu menuntut agar Perdana Menteri Nuri Al-Maliki –yang seharusnya sudah mengundurkan diri– beserta blok Syiah di parlemen menyerahkan para pelaku dalam waktu 48 jam dan membayar kompensasi kepada keluarga korban, lansir AP.

Haidar Al-Abadi, perdana menteri Iraq yang baru diangkat menggantikan Nuri Al-Maliki, mengutuk serangan yang dilakukan di masjid tersebut.

“Saya mengutuk pembunuhan warga sipil dan jamaah shalat di Provinsi Diyala, dan saya menyeru kepada rakyat agar menolak upaya-upaya musuh-musuh Iraq untuk mengekspoitasi kejadian itu guna menimbulkan pertikaian di antara sesama anak bangsa,” kata Abadi.

Pada Juli lalu kelompok bersenjata Syiah membunuh dan menggantung mayat 15 warga Muslim di tiang-tiang listrik di sebuah lapangan umum di Baquba.

Pejabat kepolisian di wilayah Diyala mengatakan kepada Reuters bahwa pihaknya telah memberikan daftar nama yang perlu dibunuh kepada kelompok-kelompok bersenjata Syiah agar orang-orang yang diduga sebagai anggota ISIS/ISIL bisa dilacak dan dieksekusi.

Menurut Human Rights Watch, aparat keamanan Iraq telah membunuh lebih dari 255 Muslim penghuni penjara pada bulan Juli lalu, sebagai tindakan balasan atas pembunuhan orang Syiah oleh kelompok ISIS/ISIL.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Diduga ada Propaganda Syiah, DDII Aceh Barat Daya desak Kaji Ulang buku Pendidikan Islam di SMK
Tulisan selanjutnya Jauhi Narkoba, Hidup Bang Mamat lebih Bermakna!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza

Berita
8 September 2026 23:19
Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
900 Tahun Islam di Maladewa, Presiden Muizzu Resmikan Lembaga Investasi Wakaf untuk Makmurkan Rakyat
Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia

Terbaru

  • 900 Tahun Islam di Maladewa, Presiden Muizzu Resmikan Lembaga Investasi Wakaf untuk Makmurkan Rakyat
  • Maladewa Peringati 900 Tahun Memeluk Islam
  • Anwar Ibrahim Serukan BRICS untuk Tolak Penjajahan dan Terorisme ‘Israel’
  • Bukan Sekadar Ngaji, Ini Cara Baru Belajar Islam ala SPI
  • Serangan Drone dari Iraq Merusak Pipa Minyak Arab Saudi, Melukai Sejumlah Orang
  • Turki akan Mengebor Minyak di Laut Hitam
  • Mahkamah Agung Tunisia Tolak Kasasi Puluhan Lawan Politik Presiden Kais Saied
  • QatarEnergy Berupaya Garap LNG Amerika Serikat Sampai 2031
  • Suriah Tangkap 9 Bekas Pilot Tempur Era Rezim Bashar al-Assad
  • Amerika Minta Libanon Formulasikan Rencana Perlucutan Senjata Hizbullah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?